Kritik Kolam Renang Rp1,5 Miliar Ridwan Kamil, Enisa Kirim Surat Terbuka

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (ist)

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (ist)


POJOKJABAR.com, BANDUNG— Pengguna Facebook bernama Enisa mengirimkan surat terbuka ke Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Banyak kritik disampaikan, termasuk kolam renang Rp1,5 miliar.

Enisa ini mengaku dulunya Kepala Biro Tempo Jabar yang berkantor di Bandung, dan sekarang ini, Enisa mengaku sudah resign dari Tempo.

Berikut isi lengkap surat terbuka yang disampaikan melalui akun Facebooknya.

Assalamuallaikum wr, wb,

Kang Emil yang saya hormati, saya mengenal Anda sebelum Anda duduk sebagai Wali kota Bandung.

Sebagai Kepala Biro Tempo Jabar yang berkantor di Bandung, saya mengikuti kegiatan Anda dalam Pilwalkot, hingga Anda terpilih sebagai Wali Kota Bandung.

Kehadiran Anda sebagai orang nomor satu di Bandung disambut baik oleh masyarakat yang tidak merasakan kebutuhannya dipenuhi oleh pemimpin sebelumnya.

Sehingga mereka sangat menggantungkan harapan perubahan agar Bandung menjadi kota yang berperadaban modern dan rakyatnya sejahtera.

Ketika Anda menjadi Wali Kota, banyak program diluncurkan, tapi hanya sedikit yang berwujud. Sehingga muncul opini-opini tentang pencitraan yang Anda lakukan. Tapi Anda tak peduli, Anda terus bekerja sehingga didapuk banyak penghargaan.

Selesai tugas sebagai Wali Kota, Anda pun memilih ikut kontestasi pemilihan gubernur Jabar. Kebetulan waktu itu saya baru saja resign dari Tempo.

Saya tak menolak ketika ditawari terlibat sebagai timses dibidang media. Saya bersama tim media, mem-branding Anda sebagai cagub yang layak dipilih dengan segudang prestasi yang Anda pernah raih saat menjadi Wali Kota.

Beruntungnya track record Anda bersih sebagai pejabat, sehingga tak sulit rasanya mem-branding Anda lewat media dan kebetulan Anda juga telah menjadi media darling.

Berangkat subuh pulang subuh, saya jalani mengikuti jadwal kampanye Anda selama setahun. Banyak suka dan duka saya alami di sana.

Setelah Anda terpilih sebagai gubernur, saya memilih jarak untuk keluar dari lingkaran. Saya menjadi penonton dan mengamati cara kerja Anda, kebijakan dan program Anda.

Namun saya kecewa Anda membentuk TAP (Tim Akselarasi Percepatan) pembangunan yang gemuk dimana gaji TAP menggunakan APBD.

Lebih kecewa lagi, Anda melakukan KKN dengan melibatkan adik dan sepupu Anda di TAP, bahkan teman-teman, mantan timses dilibatkan di TAP, tanpa melihat sejauh mana keahlian, kapabilitas dan profesionalisme mereka.

Lalu Anda bentuk TAJJ (Tim Ahli Jabar Juara), ini juga sama, honor mereka diambil dari APBD. Tim-tim yang Anda bentuk, sejauh mana telah membantu kerja Anda sebagai gubernur?

Apakah ini cara Anda untuk menyenangkan banyak orang tanpa melihat dampak luar biasa dibalik kebijakan itu.

Saat film Dylan viral, Anda buat Pojok Dylan di kawasan Gelora Saparua tanpa koordinasi dulu dengan DPRD.

Ini saya ketahui dari kontak langsung dengan beberapa anggota dewan tentang sejauh mana mereka tahu tentang pembuatan Pojok Dylan.
Ternyata mereka tak diajak komunikasi, tahu-tahu Pojok Dylan dibangun.

Kang Emil yang terhormat, urgensinya apa coba Pojok Dylan? Kenapa harus Dylan? Siapa dia, tokoh apa dia di Jabar? Apa yang sudah dia bawa untuk kemaslahatan warga Jabar?

Tak ada, hanya tokoh fiksi dalam film remaja. Dan, kenapa Pojok Dylan, taman seuprit itu harus dibangun di atas taman yang namanya saja sudah sangat hebat di Kota Bandung, yakni Gelora Saparua?

Dan, kini ramai di media, Anda membuat kolam renang senilai Rp1,5 miliar hanya untuk obati cidera lutut Anda.

Loading...

loading...

Feeds

10 Manfaat Menakjubkan Lemon Myrtle

Nama lemon myrtle mungkin agak terdengar asing di telinga kebanyakan orang. Padahal, kita semua pastinya telah sering menggunakan lemon dalam makanan.