KBRI Baghdad Tunggu Tanggapan Berbagai Pihak Demi Pulangkan TKW Jabar

Ilustrasi TKW

Ilustrasi TKW


POJOKJABAR.com, BANDUNG– Proses Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Baghdad memulangkan 4 (empat) TKW korban perdagangan manusia asal Jawa Barat ke Indonesia masih ada kendala.

Menurut Pejabat Fungsi Protkons KBRI Baghdad Aria Chandra Utama, pihaknya masih menunggu tanggapan dari berbagai pihak terkait.

“Seperti majikan, agen, imigrasi, kepolisian, dan lain-lainnya,” ujarnya kepada Pojokjabar,com, Senin (18/11/2019) malam.

 

Saat ditanya terkait batas waktu proses tanggapan berbagai pihak itu, lanjutnya, ia belum bisa memastikan hingga kapan akan berlangsung.

“Belum tahu, apalagi seperti kami sampaikan sebelumnya, situasi keamanan yang tidak kondusif (demo) membuat administrasi birokrasi lebih sulit,” katanya.

Pejabat Fungsi Protokol dan Konsuler pada KBRI Baghdad Aria Chandra Utama

Pejabat Fungsi Protokol dan Konsuler pada KBRI Baghdad Aria Chandra Utama./Foto: Istimewa

 

Namun, pihaknya menjanjikan akan tetap mengusahakan kepulangan 4 (empat) TKW asal Jawa Barat tersebut.

“Kami terus berusaha, semoga ada jln keluar,” tandasnya.

 

Sebelumnya diberitakan di Pojokjabar.com, Kedutaan Besar RI di Baghdad, Irak tengah mengupayakan pemulangan 4 WNI/PMI bermasalah yang berasal dari Jawa Barat secepatnya.

“Saat ini masih menunggu persetujuan dari kantor Imigrasi, Kementerian Dalam Negeri dan Kepolisian Irak untuk mendapatkan exit permit,” ujar Pejabat Fungsi Protkons KBRI Baghdad Aria Chandra Utama, kepada Pojokjabar.com, Kamis (7/11/2019).

Menurut Aria, untuk mendapatkan persetujuan exit permit tersebut diperlukan waktu minimal 3 minggu (tergantung kasus orang per orang).

KBRI Baghdad

Gedung Pancasila atau KBRI Baghdad./Foto: Istimewwa

 

Selain itu, kata Aria, situasi keamanan di Baghdad yang belum kondusif karena demonstrasi yang berkepanjangan menyebabkan koordinasi dengan instansi di Irak mengalami hambatan.

“Mereka saat ini berada di KBRI dan dalam keadaan sehat dan baik,” ungkapnya.

(mar/ega/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds

BES-2019

Tak Banyak Tokoh Penting BES 2019

upati Bogor nampak lesu saat membuka Borderline Economic Summit (BES) 2019 di Hotel Royal Tulip, Sukaraja, Kabupaten Bogor, Kamis (12/12/19).