Warga Bandung Lebih Tertarik Media Digital, Pemkab Beri Penjelasan

ilustrasi

ilustrasi


POJOKJABAR.com, BANDUNG– Pemkab Bandung menyebut jikalau teknologi menjadi penyebab minat baca masyarakat di wilayahnya masih rendah.

Hal ini diungkap meski tak dijelaskan metode apa yang digunakan untuk mengetahui data.

Tudingan dampak kemajuan teknologi mempengaruhi minat baca itu disampaikan Sekretaris Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) As As Masitoh dalam keterangan yang diterima wartawan, Minggu (17/11).

As As juga kembali mengklaim jika sesuai analisa jajarannya dari Disarpus, kekuatan membaca masyarakat Kabupaten Bandung dalam 5 menit hanya 178 kalimat, padahal diungkapkan As As, idealnya 250 kalimat.

“Penyebabnya, orang lebih tertarik kepada media digital seperti medsos (media sosial), yang menyajikan isu-isu yang ringan,” terang As As yang sayangnya tidak menyertakan penjelasan soal teknis analisa yang dipakai.

As As menuturkan, jika saat ini koleksi buku sebanyak 20.324 eksemplar yang dimiliki Perpustakaan Daerah Kabupaten Bandung, masih jauh dari cukup. Terutama untuk memenuhi kebutuhan membaca penduduk.

“Penduduk Kabupaten Bandung berjumlah sekitar 3,7 juta jiwa. Idealnya, rata-rata satu orang membaca dua buah buku. Jadi untuk 3,7 juta penduduk, minimal harus tersedia 7,4 juta eksemplar buku,” pungkas As As.

(gan/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds

10 Manfaat Menakjubkan Lemon Myrtle

Nama lemon myrtle mungkin agak terdengar asing di telinga kebanyakan orang. Padahal, kita semua pastinya telah sering menggunakan lemon dalam makanan.