Musim Pancaroba Mengintai, Waspadai 3 Penyakit Ini

Ilustrasi Diare.

Ilustrasi Diare.


POJOKJABAR.com, BANDUNG– Ada penyakit musim pancaroba yang mengintai.

Siapkan ‘amunisi’ agar tak harus berurusan dengan masalah kesehatan di musim ini.

Tak sedikit orang yang was-was saat memasuki musim pancaroba.

Masuk di musim pancaroba seperti ini, perubahan suhu udara banyak berpengaruh pada tubuh. Secara otomatis, tubuh akan berusaha menyesuaikan dengan temperatur sekitar.

Sementara, temperatur yang berubah-ubah bisa memicu virus dan bakteri masuk dan berkembang biak di dalam tubuh. Itulah sebabnya imunitas yang baik sangat dibutuhkan oleh tubuh. Jika imunitas berkurang, jangan heran kalau Anda sakit.

Untuk mencegah serangan penyakit selama musim pancaroba, wajib tahu apa saja penyakit yang bisa menyerang saat pergantian musim. Berikut penyakit yang patut Anda waspadai saat musim pancaroba:
1. Demam berdarah

Tinggal di negara beriklim tropis? Kalau begitu, demam berdarah adalah penyakit yang akan menyerang sepanjang tahun, termasuk saat musim pancaroba. Demam berdarah merupakan infeksi disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui nyamuk aedes aegypti.

Demam berdarah dengue dapat membuat penderitanya mengalami berbagai keluhan seperti demam tinggi, nyeri otot, sakit kepala dan mual. Pada pemeriksaan laboratorium, dapat dijumpai adanya penurunan leukosit dan trombosit.

Pada tahap awal, penanganan awal dari demam berdarah dengue dapat dilakukan di rumah. Istirahat, makan bergizi dan minum yang cukup sangat diperlukan.

Asupan cairan yang baik diperlukan karena infeksi ini menyebabkan penderitanya berisiko mengalami syok atau tekanan darah yang sangat rendah.

Upaya pencegahan demam berdarah dengue dapat dilakukan dengan berbagai langkah mudah dan sederhana, seperti menjaga kebersihan rumah dan lingkungan.

Pastikan Anda menutup tempat penampungan air, jangan biarkan sampah tergeletak sembarangan dan kuraslah bak penampungan air secara berkala.

2. Batuk Pilek

Batuk pilek atau common cold adalah infeksi saluran pernafasan yang disebabkan oleh Rhinovirus. Penyakit ini umumnya bersifat ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya. Gejala dari common cold adalah batuk, pilek, nyeri menelan, sakit kepala dan demam.

Jika ingin terhindar dari penyakit ini, jagalah sistem pertahanan tubuh Anda agar tetap optimal. Pastikan bahwa Anda makan secara teratur dengan kandungan gizi yang baik. Selain itu, jangan lupa untuk berolahraga secara rutin.
3. Diare

Diare adalah suatu keadaan di mana feses yang dikeluarkan memiliki konsistensi yang lebih encer dengan frekuensi lebih sering dari biasanya. Terdapat beberapa penyebab diare, yaitu infeksi virus, bakteri atau adanya komponen makanan yang tidak sesuai.

Seorang yang mengalami diare akan mengeluh adanya diare yang sering, demam, mual dan kehilangan nafsu makan.

Jika menderita diare, pastikan Anda cukup minum untuk menggantikan cairan yang hilang. Obat anti-diare dapat mengurangi gejala diare dan mempersingkat durasinya.

Namun, tidak semua jenis diare memerlukan obat anti-diare. Untuk itu, konsultasikanlah dengan dokter Anda sebelum menggunakan obat jenis ini.

Kebersihan diri merupakan langkah penting dalam mencegah terjadinya diare. Pastikan untuk mencuci tangan setiap sebelum dan sesudah beraktivitas.

Tangan yang kotor dapat menjadi media perantara kuman masuk ke dalam tubuh manusia. Selain itu, perhatikan kebersihan makanan yang Anda konsumsi setiap hari.

Anda ingin terhindar dari berbagai penyakit musim pancaroba di atas? Mulailah dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Pola hidup yang sehat dan bersih dapat mengurangi risiko Anda terkena berbagai penyakit. Yuk, kita masuki musim hujan, dengan hidup bersih dan bebas penyakit.

(RPA/RH/klikdokter/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds

10 Manfaat Menakjubkan Lemon Myrtle

Nama lemon myrtle mungkin agak terdengar asing di telinga kebanyakan orang. Padahal, kita semua pastinya telah sering menggunakan lemon dalam makanan.