Proyek Pengerjaan KCIC Ganggu Kegiatan Belajar

Murid SMPN 1 Ngamprah melintas di kawasan proyek KCIC di Ngamprah, Rabu (13/11/19).

Murid SMPN 1 Ngamprah melintas di kawasan proyek KCIC di Ngamprah, Rabu (13/11/19).


POJOKJABAR.com, NGAMPRAH – Sedikitnya Lima ruangan kelas baru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Ngamprah yang terdampak proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dibangun pekan depan.

Rencananya PT Wika akan mengganti ruang baru dengan bangunan dua lantai yang berlokasi tidak jauh dari bangunan sekolah sebelumnya.

“Pergantian bangunan itu seiring terdampaknya bangunan lama oleh proyek pengerjaan kereta api cepat,” kata Kabid SMP disdik KBB, Dadang A Supardan, Rabu (13/11/19).

Ia mengatakan, pihaknya saat ini tengah melengkapi administrasi untuk kelengkapan penggantian bangunan. Termasuk administrasi penting yakni RAB dan yang lainnya.

“Insya Allah eksekusinya minggu depan, udah mulai dikerjakan bangunannya,” tambahnya.

Ia menjelaskan, penggantian bangunan sekolah tersebut menjadi 10 ruangan dengan konsep dua tingkat, lima ruang di bawah untuk administrasi perkantoran dan lima ruang di atasnya untuk kegiatan belajar mengajar.

“Karena pondasi lima ruang lantai satu kurang kuat untuk dijadikan bangunan tingkat, maka bangunannya akan dipangkas dulu semua lalu dibangun baru,” katanya.

Agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu, pihak sekolah sudah mengantisipasinya dengan tetap mengadakan kegiatan pembelajaran di ruangan kelas lama selama pembangunan berlangsung.

“Pembelajaran siswa nanti di dua shiftkan. Kita menargetkan rampung secepatnya. Kita ngejar (kontruksi) selesai sebelum ujian nasional,” tuturnya.

Menindaklanjuti keberadaan proyek KCIC di lingkungan sekolah, pihak terkait meminta pengecekan kesehatan rutin dan suply makanan bergizi bagi siswa.

“Udah ada MoU dengan KCIC. Setiap satu minggu sekali, siswa akan diberi susu dan sereal. Termasuk juga pengadaan masker,” pungkasnya.

(RBD/cr3/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds