Cibatu- Garut Bisa Naik Kereta Api, Beroperasi Awal 2020

Ujicoba rel kereta api Cibatu-Garut (ist)

Ujicoba rel kereta api Cibatu-Garut (ist)

POJOKJABAR.com, GARUT— Reaktivasi jalur kereta api Cibatu ke Garut diharapkan selesai akhir tahun dan beroperasi awal 2020. Saat ini uji coba dari Cibatu-Wanaraja sudah dilakukan (3/10/2019).

Hingga Kamis (24/10), total progres pekerjaan sudah mencapai 42,870 persen. Pembangunan rel, stasiun, dan sejumlah fasilitas lainnya dikerjakan oleh PT Kereta Api Properti Manajemen (KAPM), anak usaha PT KAI (Persero).

Saat ini KAPM mulai mengerjakan pembangunan dari Wanaraja hingga Garut. Salah satunya adalah revitalisasi stasiun dan pembangunan masjid di Stasiun Garut serta Stasiun Cibatu.

“Pekerjaan saat ini salah satunya revitalisasi gedung dan masjid Stasiun Garut dan kami sudah sosialisasikan kepada masyarakat sekitar soal pekerjaan ini,” ujar Manajer Humas PT KAPM, Hasbi, Jumat (25/10).

Selain membangun masjid dan revitalisasi Stasiun Garut, PT KAPM juga akan membangun stasiun baru.

Lokasinya berada disamping gedung stasiun lama. Fasilitas umum lainnya juga akan mendapat sentuhan perbaikan.

Saat ini, revitalisasi gedung stasiun dan pembangunan masjid memasuki tahap pemagaran. Selain di Stasiun Garut, pekerjaan serupa juga dilakukan di Stasiun Cibatu.

“Sama di Cibatu juga ada masjid. Pekerjaan bangunan masjid sudah masuk tahap pondasi dan dinding penahan tanah (DPT),” ucapnya.

Pekerjaan tersebut diharapkan selesai pada tahun depan. Masyarakat Garut dan sekitarnya bisa langsung merasakan manfaatnya.

Pihaknya pun menggandeng masyarakat sekitar untuk terlibat sebagai pekerja sesuai dengan keahlian.

Dari panjang 19,2 kilometer, jalur rel telah terpasang 47,961 persen atau sembilan kilometer lebih.

Sedangkan pekerjaan jembatan besar sudah mencapai 36,241 persen dan jembatan besar 51,703 persen. Untuk pekerjaan bangunan stasiun baru mencapai 36,378 persen.

 

(ral/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds