9 Berita Terpopuler Pojokjabar.com Pekan Ini

Kolonel Hendi Suhendi bersama istrinya Irma Nasution (ist)

Kolonel Hendi Suhendi bersama istrinya Irma Nasution (ist)


POJOKJABAR.com, BANDUNG– Sepanjang sepekan ini, redaksi Pojokjabar.com mendapati sebanyak sembilan (9) berita terpopuler di laman web Pojokjabar.com.

Berita tersebut merupakan berita terpopuler dan paling digemari pembaca Pojokjabar.com. Berikut ini dagtar berita terpopuler tersebut:

1. Kolonel Hendi Ternyata Putra Karawang, Warga Minta Pulang dan Mencalon Bupati

Eks Dandim 147/Kendari, Sultra, Kolonel Kav Hendi Suhendi ternyata berasal dari Karawang, Jabar. Warga Karawang memintanya pulang ke kampung halaman.

Kolonel Hendi dicopot dari jabatannya karena postingan istrinya yang dianggap nyinyir soal peristiwa penusukan Menko Polhukam Wiranto.

Hendi ternyata merupakan putra daerah asli Kabupaten Karawang. Ia menyelesaikan sekolahnya di SMAN 1 Karawang.

Baca: Kolonel Hendi Ternyata Putra Karawang, Warga Minta Pulang dan Mencalon Bupati

 

Berdasarkan informasi, Hendi sekolah di SMAN 1 Karawang pada tahun 1986 dan lulus pada tahun 1989.

Kolonel Hendi Suhendi (ist)

Kolonel Hendi Suhendi (ist)

 

2. Bos JNE Ternyata Mualaf, Berjihad Bangun 99 Masjid, Berikut Kisahnya

Bos pengiriman paket atau ekspedisi JNE ternyata seorang mualaf. Djohari Zein dulunya beragama Budha. Kini, muslim taat ini berniat membangun lebih 99 masjid.

Djohari Zein yang merupakan Presiden Komisaris JNE menjadi mualaf sejak 1982.

Awalnya, ia dilahirkan di Medan, Sumatera Utara dari keluarga pedagang Tionghoa.

Baca: Bos JNE Ternyata Mualaf, Berjihad Bangun 99 Masjid, Berikut Kisahnya

 

“Saya terlahir 1954, dari keluarga WNI Tionghoa, keluarga saya Budha, dan saya disekolahkan di sekolah Katolik,” kata Djohari di Jakarta, Kamis (17/10).

 

3. Korban TPPO Asal Karawang Ungkap Asal Korban dari Sukabumi

Lina, perempuan korban perdagangan manusia asal Kabupaten Sukabumi, ternyata tidak sendirian berada di Irak.

Lina kini berada di Irak bersama Tuti, sesama korban asal Sukabumi.

Lina dan Tuti, sempat disekap bersama 5 (lima) korban perdagangan manusia atau tindak pidana perdagangan orang (TPPO) lainnya dari berbagai daerah asal Jawa Barat.

Baca: Korban TPPO Asal Karawang Ungkap Asal Korban dari Sukabumi
Kelima orang itu adalah Rustia, Septiani, Erum, Diana, dan Ani.

Nenk Tia C'jenonk

Nenk Tia C’jenonk alias Rustia./Foto: Istimewa

 

4. Diduga Depresi Akibat Bercerai, Pria Asal Wanayasa Purwakarta Nekat Gorok Leher Sendiri

Diduga depresi usai bercerai dengan istri. Seorang pria berusia 49 tahun asal Kampung Ganasoli, Desa Babakan, Kecamatan Wanayasa, nekat mengakhiri hidup dengan menggorok lehernya sendiri menggunakan sebilah pisau komando.

Kapolsek Wanayasa, AKP Sutikno mengatakan, dari hasil keterangan sejumlah saksi peristiwa itu terjadi pada Selasa (15/10/19) sekitar pukul 18.30 WIB. Lalu korban sendiri bernama Komar.

Ketika itu, dengan disaksikan orang tuanya, Komar beranjak ke kamarnya untuk melaksanakan salat maghrib.

Baca: Diduga Depresi Akibat Bercerai, Pria Asal Wanayasa Purwakarta Nekat Gorok Leher Sendiri

 

”Namun tak lama berselang, Ibu korban mendengar ada suara seperti gemericik air dari arah kamar korban. Menaruh curiga, Ibu korban pun langsung mengecek ke dalam kamar korban,” jelas Kapolsek Wanayasa, melalui selulernya, Rabu (16/10/19).

 

5. Pembunuh Wanita Telanjang di Hotel Omega Karawang Ditangkap Polisi

Kasus pembunuhan wanita telanjang di kamar Hotel Omega Karawang beberapa waktu lalu, terungkap. Polisi menangkap pelaku di Bekasi.

Kapolres Karawang, AKBP Nuredy Irwansyah Sautra mengatakan, korban tewas diketahui berinisial OS (28) dan pelaku berinisial LS (28).

Nuredy menjelaskan, saat ini pelaku sudah ditahan di rumah tahanan Mapolres Karawang.

Baca: Pembunuh Wanita Telanjang di Hotel Omega Karawang Ditangkap Polisi

 

Kepada penyidik, LS mengaku tega membunuh OS karena korban enggan melakukan hubungan badan dengan jangka waktu yang lama.

 

6. Lahir 13 Oktober Ini, Berikut Biodata Kolonel Kav Hendi

Redaksi Pojokjabar.com mendapati informasi biodata Kolonel Kav Hendi.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Pojokjabar.com, Kolonel Kav Hendi memiliki nama asli Hendi Suhendi.

Pada data yang didapat Pojokjabar.com, ia terakhir memiliki pangkat Sermartar dengan nomor akademi 900193.

Baca: Lahir 13 Oktober Ini, Berikut Biodata Kolonel Kav Hendi

 

Pria yang tepat ulang tahun di hari ini (13 Oktober 1970) ini adalah lulusan SMA Negeri 1 Karawang.

 

7. Ini Pesan Menyentuh Kolonel Hendi Usai Dicopot dari Dandim Kendari

Kolonel Kav Hendi menerima keputusan KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa dengan ikhlas. Hendi memberi pernyataan usai dicopot dari Dandim 1417 Kendari.

“Saya prajurit yang setia dan hormat keputusan pimpinan. Saya dan keluarga ikhlas menerima keputusan komandan,” kata Hendi didampingi istri di Kendari, Sabtu (12/10).

Hendi yang pernah bertugas sebagai atase darat pada KBRI di Moskow, Rusia pun siap menjalankan keputusan institusi.

Baca: Ini Pesan Menyentuh Kolonel Hendi Usai Dicopot dari Dandim Kendari

 

“Sekali lagi saya mau katakan bahwa saya prajurit setia dan kesatria yang dididik bertanggungjawab dan patuh pada perintah komando,” ujarnya.

 

8. Warga Minta Eks Dandim 147/Kendari Dampingi Cellica

Terkait kabar Eks Dandim 147/Kendari, Sultra, Kolonel Kav Hendi Suhendi berasal dari Karawang, Jabar, membuat sejumlah warga meminta agar ‘dipinang ‘oleh Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.

Hal ini diketahui lantaran Cellica bakal berada di bursa pencalonan Pilkada 2020 di wilayah Kabupaten Karawang sebagai bupati.

Menurut salah satu warganet, @krwp3, “Iyaa atuh jadi wakilnya teteh @cellicanurrachadiana ajaaah…,” katanya.

Baca: Warga Minta Eks Dandim 147/Kendari Dampingi Cellica

 

Tulis akun @iwo_karawang, “Jadi Wakil aja dampingi Teh @cellicanurrachadiana,”

wanita malam

Para wanita malam disebuah tempat hiburan (foto net).

 

9. Kades yang Foya-foya di Tempat Hiburan Malam, Akhirnya Berurusan dengan Tipikor Polres

Kades yang royal kepada para wanita-wanita cantik Pemandu Lagu (PL), kini tengah menghadapi urusan serius dengan penegak hukum.

Mawar, salah seorang PL yang berhasil diwawancarai menceritakan bahwa Kades tersebut tidak pernah macam-macam diruangan karaokean.

Hanya sesekali meminum minuman jenis bir, gayanya cool seperti bos besar saat memberikan saweran kepada para PL.

Baca: Kades yang Foya-foya di Tempat Hiburan Malam, Akhirnya Berurusan dengan Tipikor Polres

 

“Uangnya banyak, saya kira awalnya bos perusahaan atau bos pemilik usaha yang besar. Belakang diketahui, menurut pengakuannya Kades Anjun wilayah plered inisial namanya ‘Ay’,” ujar Mawar, sambil meminum lemon tea yang dipesannya.

 

(mar/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds