Pengamat: Gerindra Sedang Linglung, Kabar Buruk Jika Merapat ke Jokowi

Prabowo -Sandi foto bersama saat konferensi pers usai putusan MK (ist)

Prabowo -Sandi foto bersama saat konferensi pers usai putusan MK (ist)

POJOKJABAR.com, BANDUNG–Pengamat politik ini menyebut jika Partai Gerindra tengah linglung setelah gagal mengamankan kursi Ketua MPR. Dan menjadi kabar buruk jika Prabowo merapat ke Jokowi.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kembali bertemu, Jum’at (11/10).

Dalam pertemuan yang digelar di Ruang Garuda, Istana Presiden itu, Jokowi mengungkapkan kemungkinan Partai Gerindra masuk ke koalisi pemerintah.

Terkait adanya kemungkinan Gerindra mejadi Koalisi Jokowi-Amin, Pengamat Politik Universitas Telkom, Dedi Kurnia Syah yang juga Direktur eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), menyebut hal ini sebagai kabar buruk.

Bahkan lebih jauhnya jika saat ini Gerindra tengah linglung.

“Gerindra dalam kondisi linglung, setelah gagal mengamankan kursi ketua MPR, merapatnya ke pemerintah jelas kabar buruk,” ujar Dedi.

Jika hal tersebut benar-benar terjadi, Gerindra akan dihadapkan kepada dua hal.

Pertama Gerindra akan mudah mendapatkan jabatan publik di pos kementerian, mengingat posisi tawar Gerindra yang tinggi.

“Atau dua, dihadapkan pada kepercayaan publik yang bisa saja hilang. Pemilih Prabowo sekira 68 juta orang, dan angka itu lebih banyak yang mendukung Prabowo menjadi presiden,” ujarnya.

Gerindra diharapkan sebagai pengontrol pemerintah ketika kalah dalam Pilpres, bukan mendekat kepada kekuasaan.

 

(ral/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds