Di DPRD Provinsi Ramai Bergulir Hak Interpelasi, Pemuda di Pelosok Desa Minta RK Balik Lagi Aja Jadi Walikota

Salah satu foto rumah yang mau roboh, saat diadukan ke Jabar Quick Respon (JQR) salah satu program unggulan gubernur jabar, namun tak direspon juga tidak ditanggapi.

Salah satu foto rumah yang mau roboh, saat diadukan ke Jabar Quick Respon (JQR) salah satu program unggulan gubernur jabar, namun tak direspon juga tidak ditanggapi.

POJOKAJABAR.com, BANDUNG – Gonjang-ganjing masalah hak iterpelasi yang terus bergulir di DPRD Provinsi Jabar untuk Gubernur Ridwan Kamil (RK), berbanding lurus dengan kondisi dimasyarakat yang sudah mulai bosan dengan gaya pencitraan RK yang dinilainya tak respon terhadap masyarakat kecil.

Seperti yang disampaikan Ryan Sukma Ramadhan dalam akun Facebooknya, warga asal Purwakarta tersebut menanyakan masalah Jabar Quick Respon (JQR), yang konon katanya akan merespon setiap keluhan masyarakat tapi nyatanya jangankan direspon cepat pengaduannya malahb belum ditanggapi hingga saat ini.

Programnya sendiri baik, sayang jika pelayanannya ternyata buruk.

“Kan jabar luas kang, masyarakat jabar banyak, aduan banyak”

Klo berpikir seperti itu kembali saja jadi walikota Bandung. Supaya lebih optimal daripada PHP

Demikian isi dari kegelisahan seorang anak muda dari pelosok pedesaan dalam akun facebooknya, seolah hal itu tamparan keras buat RK agar lebih fokus mengurus rakyat daripada mengurus dunia mayanya.

Hingga berita ini ditulis, sudah ratusan orang berkomentar. Beragam komentar yang disampaikan, mayoritas komentar mencibir program RK yang dinilainya slow respon bukan quick respon.

Berikut postingan lengkap Ryan Sukmana Ramadhan dalam laman facebooknya, sambil menampilkan beberapa foto rumah yang akan rubuh, yang butuh respon cepat gubernur jabar.

Oleh : Ryan Sukma Ramadhan

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mendapat penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif 2019 dari Koran Sindo atas inovasinya dalam pelayanan terhadap masyarakat melalui program JQR yang diinisiasi oleh Emil.

Konon, JQR hadir menjawab urgensi masyarakat Jawa Barat (Jabar) yang butuh penanganan cepat dari pemerintah dalam kondisi darurat.

Faktanya tak semudah itu fesguso.

_*INFO WARGA JABAR* Jika ada tetangga yang kelaparan gak punya beras, rumah runtuh, gak punya biaya untuk bisa pergi ke dokter, putus sekolah kurang biaya dll, SEKARANG laporkan ke 08111-35-7777 atau follow akun IG @jabarquickresponse , akun twitter @QRJabar dan akun facebook Jabar Quick Response. mohon viralkan dan sebarkan ke group wa. Gebrakan baru Pemprov Jabar. Ini program unggulan Pemprov Jabar_

Demikian, pesan berantai yang diterima masyarakat melalui _whatsup_. Apa yang terjadi jangankan direspon keluhan atau permasalahannya, mendapat balasan pun tidak

Kita tidak bicara tentang aduan. Hal paling mendasar saja yaitu standar pelayanan sebab sekalipun tidak semua pengaduan bisa ditindaklanjuti, bukankah masyarakat seharusnya mendapatkan pelayanan yang baik. Minimal ia direspon sesuai nama programnya, diberi pengetahuan, dijelaskan jika memang salah alamat

Dengan pelayanan yang buruk itu. Hari ini yang terjadi masyarakat justru bertanya apakah program ini memang serius? pencitraan semata? atau sekedar untuk lingkungan relawan pendukung emil saja?

Programnya sendiri baik, sayang jika pelayanannya ternyata buruk.

“Kan jabar luas kang, masyarakat jabar banyak, aduan banyak”

Klo berpikir seperti itu kembali saja jadi walikota Bandung. Supaya lebih optimal daripada PHP

Ini adalah rumah di kampung saya yang membutuhkan program JQR..saya sendiri sudah menghubungi Tim JQR.
Tim nya sendiri pun kelimpungan untuk mengatasi ini.
Kalo ada relawan JQR yg faham alurnya monggo di bantu..
Sebelum musim hujan semakin besar..ini rumah sudah mau roboh.

Terimakasih 🙏

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mendapat penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif 2019 dari Koran Sindo atas inovasinya dalam pelayanan terhadap masyarakat melalui program JQR yang diinisiasi oleh Emil.

Konon, JQR hadir menjawab urgensi masyarakat Jawa Barat (Jabar) yang butuh penanganan cepat dari pemerintah dalam kondisi darurat.

Faktanya tak semudah itu fesguso.

_*INFO WARGA JABAR* Jika ada tetangga yang kelaparan gak punya beras, rumah runtuh, gak punya biaya untuk bisa pergi ke dokter, putus sekolah kurang biaya dll, SEKARANG laporkan ke 08111-35-7777 atau follow akun IG @jabarquickresponse , akun twitter @QRJabar dan akun facebook Jabar Quick Response. mohon viralkan dan sebarkan ke group wa. Gebrakan baru Pemprov Jabar. Ini program unggulan Pemprov Jabar_

Demikian, pesan berantai yang diterima masyarakat melalui _whatsup_. Apa yang terjadi jangankan direspon keluhan atau permasalahannya, mendapat balasan pun tidak

Kita tidak bicara tentang aduan. Hal paling mendasar saja yaitu standar pelayanan sebab sekalipun tidak semua pengaduan bisa ditindaklanjuti, bukankah masyarakat seharusnya mendapatkan pelayanan yang baik. Minimal ia direspon sesuai nama programnya, diberi pengetahuan, dijelaskan jika memang salah alamat

Dengan pelayanan yang buruk itu. Hari ini yang terjadi masyarakat justru bertanya apakah program ini memang serius? pencitraan semata? atau sekedar untuk lingkungan relawan pendukung emil saja?

Programnya sendiri baik, sayang jika pelayanannya ternyata buruk.

“Kan jabar luas kang, masyarakat jabar banyak, aduan banyak”

Klo berpikir seperti itu kembali saja jadi walikota Bandung. Supaya lebih optimal daripada PHP

Ini adalah rumah di kampung saya yang membutuhkan program JQR..saya sendiri sudah menghubungi Tim JQR.
Tim nya sendiri pun kelimpungan untuk mengatasi ini.
Kalo ada relawan JQR yg faham alurnya monggo di bantu..
Sebelum musim hujan semakin besar..ini rumah sudah mau roboh.

Terimakasih 🙏

(Adw/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds