Menguat Wacana Interpelasi, Anggota DPRD Asal Nasdem Nilai Emil Anak Emaskam Tim TAP

Eryani Sulam

Eryani Sulam

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Wacana interpelasi dari DPRD Provinsi Jawa Barat terhadap Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) semakin menguat.

Penyebabnya, eksekutif di bawah pimpinan arsitek tersebut banyak memunculkan kebijakan yang dianggap tidak tepat mulai dari pemborosan anggaran hingga program kerja yang muncul tiba-tiba.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem), Eryani Sulam, mengatakan, pihaknya sangat bisa menggunakan interpelasi untuk mempertanyakan hal-hal penting kepada gubernur.

“Itu hak DPRD, sangat bisa digunakan,” kata Eryani di Bandung, Kamis (10/10).

Dia menyoroti keberadaan Tim Akselerasi Pembangunan (TAP) yang dibentuk Emil untuk mempercepat jalannya pembangunan di Jawa Barat.

Legislator Asal Indramayu ini, awalnya menghormati kehadiran tim tersebut sebagai bagian dari upaya perbaikan kinerja di setiap organisasi perangkat daerah (OPD).

“Ketika ada upaya gubernur untuk melakukan percepatan dengan membentuk tim, saya masih menghargai itu,” katanya. Namun, dalam perjalanannya, pihaknya banyak menerima informasi-informasi yang menyebut TAP sudah terlalu jauh dalam melangkah,” jelasnya.

Dirinya menilai, ada over budgeting,bahkan over tugas.

“TAP dianggap terlalu jauh merangsek ke dalam OPD bahkan hingga bisa mengatur anggaran,”jelasnya.

Menurutnya, hal ini harus dievaluasi agar keberadaan tim tersebut tidak semakin mengganggu roda pemerintahan.

“Saya tidak sependapat kalau TAP over fungsi. Karena itu kan, namanya unsur lain, yang ingin mempercepat proses, katalisator lah kalau istilah kimia. Masa sih harus lebih mendominasi dari bahan pokoknya, atau yang diatur,” katanya.

(arf/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds