Komplotan Pelaku Curanmor Spesialis Week End Jual Motor Seharga Jutaan

Polsek Cidadap ungkap kasus curanmor di Bandung, Rabu (9/10/2019)./Foto: Arief

Polsek Cidadap ungkap kasus curanmor di Bandung, Rabu (9/10/2019)./Foto: Arief

POJOKJABAR.com, BANDUNG– Aksi komplotan pencuri motor spesialis weekend (akhir pekan) berhasil diamankan.

Komplotan ini berhasil menggasak sepuluh unit motor dalam beberapa pekan terakhir.

Kapolsek Cidadap, AKP Rina Perwita Sari mengatakan bahwa komplotan ini mengincar rumah kosong yang ditinggal penghuninya saat weekend.

‘Sebelum beraksi, mereka kerap mengobservasi kegiatan penghuni rumah yang menjadi target operasi,” jelasnya, Rabu (9/10.

Komplotan spesialis weekend itu beranggotakan CI, SP dan WA.

“Pelaku ini berstatus residivis dan sudah bekerjasama selama tiga bulan terakhir melakukan aksi pencurian kendaraan roda dua di wilayah Cidadap, Kota Bandung,” paparnya.

Ketiganya memiliki kemampuan yang sama dalam membawa motor korban secara singkat.

Pihak kepolisian yang mendapat laporan langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap ketiganya saat hendak mencuri motor di sebuah rumah di Jalan Ciumbuleuit.

Curanmor di Bandung

Polsek Cidadap ungkap kasus curanmor di Bandung, Rabu (9/10/2019)./Foto: Arief

 

Ketiga pelaku ditangkap, saat Anggota kami melakukan penyelidikan dan berhasil memergoki mereka saat mencuri motor di sebuah rumah, pekan lalu.

“Waktu pencurian di malam hari pada akhir pekan dipilih mereka karena asumsi penghuni rumah lelah setelah bekerja atau sesudah liburan. Hal tersebut membuat penghuni rumah mudah kehilangan fokus dan konsentrasi,” ujarnya.

Para pelaku menjual motor yang dicuri ke sejumlah daerah di Bandung.

Curanmor di Bandung

Polsek Cidadap ungkap kasus curanmor di Bandung, Rabu (9/10/2019)./Foto: Arief

 

“Motor hasil pencurian dijual dengan harga murah sekira Rp 1 juta hingga Rp 2 juta ke wilayah Bandung Raya. Uang yang didapatkan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup,” jelasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 ayat (1) 3e, 43, 5e KUHP.

“Ancaman hukumannya 10 tahun. Selain motor hasil curian, diamankan juga empat matau pisau astag, satu gunting rantai dan kunci L,” pungkasnya.

(arf/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds