Selama 2 Pekan, Polrestabes Bandung Amankan 42 Pelaku Kejahatan

Polrestabes Bandung ungkap kasus kejahatan selama Operasi Libas Lodaya 2019, Senin (16/9/2019)./Foto: Arief

Polrestabes Bandung ungkap kasus kejahatan selama Operasi Libas Lodaya 2019, Senin (16/9/2019)./Foto: Arief

POJOKJABAR.com, BANDUNG– Polrestabes Bandung berhasil mengungkap pelaku kejahatan jalanan, selama dua (2) pekan terakhir.

Para pelaku kejahatan yang diamankan ini merupakan hasil dari Operasi Libas Lodaya 2019 sejak 22 Agustus Hingga 5 September 2019 kemarin.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema mengatakan, para pelaku kejahatan ini baru diekpos pihaknya karena penyidik melakukan pengembangan kasusnya dulu.

“Ada 42 tersangka kasus kejahatan jalanan, baik pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (Curat) dan penganiayaan,” jelasnya, Senin (16/9) sore di Mapolrestabes Bandung.

Untuk target operasi, Ada 7 orang yang menjadi DPO Polrestabes Bandung.

 

“7 orang menjadi daftar pencarian orang oleh Polrestabes, mereka pelaku kasus kejahatan curas,” jelasnya.

42 orang yang diamankan ini, merupakan pelaku dari 31 kasus kejahatan yang masuk laporannya ke Polrestabes.

“Ada 31 kasus dengan 31 laporan yang masuk, ” paparnya.

Para pelaku kejahatan ini, diantaranya pelaku Curat 14 orang.

“Pelaku curas 25 orang, pelaku sajam 3 orang,” paparnya.

Dari 42 orang pelaku, 8 diantaranya merupakan residivis kasus curas dan curat.

Operasi Libas Lodaya 2019

Polrestabes Bandung ungkap kasus kejahatan selama Operasi Libas Lodaya 2019, Senin (16/9/2019)./Foto: Arief

 

“Yang residivis ini kita akan awasi, karena mereka terus berulang melakukan kejahatan,” tegasnya.

Untuk barang bukti yang berhasil disita dari hasil operasi libas ini, diantaranya 17 unit motor berbagai merk.

“Roda empat satu unit, handphone 14 unit, pisau 9 bilah, Senpi rakitan satu pucuk dan uang tunai sebesar Rp 5.900.000,” paparnya.

Para pelaku Kejahatan ini, melakukan berbagai macam modus operandi.

Operasi Libas Lodaya 2019

Polrestabes Bandung ungkap kasus kejahatan selama Operasi Libas Lodaya 2019, Senin (16/9/2019)./Foto: Arief

 

“Rampas 18 kasus, todong sajam 3 kasus, rusak kunci kendaraan 8 kasus dan penganiayaan 2 kasus. Untuk kasus Rampas para pelaku biasanya beroperasi malam hari hingga dini hari,” terangnya.

 

Polisi juga nenembak kaki satu orang pelaku, dalam operasi libas ini.

“Dari 42 pelaku, ada satu pelaku yang ditembak kaki kirinya karena melawan saat akan ditangkap,” pungkasnya.

Operasi Libas Lodaya 2019

Polrestabes Bandung ungkap kasus kejahatan selama Operasi Libas Lodaya 2019, Senin (16/9/2019)./Foto: Arief

(arf/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds