50 Persen Saluran Irigasi Milik Pemprov Jabar Rusak

Sejumlah warga bergotong-royong memperbaiki saluran irigasi yang rusak.

Sejumlah warga bergotong-royong memperbaiki saluran irigasi yang rusak.

POJOKJABAR.com, BANDUNG – 50 persen irigasi milik Pemprov Jabar dalam kondisi rusak. Kerusakan itu mulai kategori ringan hingga berat. Dinas Sumber Daya Air Jabar berkoordinasi dengan Kementerian Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) untuk membuat kebijakan membangun sistem irigasi baru.

“Khusunya di wilayah (Jabar) Selatan jadi sesuai dengan kebijakan Pemprov Jabar yaitu pembangunan irigasi baru di wilayah Selatan Jabar,” ujar Kepala Dinas Sumber Daya Air Jabar, Linda Al Amin, Minggu (8/9/19).

Kata dia, potensi daerah irigasi yang telah diusulkan kepada pemerintah pusat tersebut yaitu meliputi Parigi (Pangandaran), Cimerak (pangandaran), Candra Goyang (Garut), Cikalong (garut), Sumedang dan Tasikmalaya.

“Mudah-mudahan bisa terlaksana tahun depan. Saat ini kita sudah mengajukan pada kementerian,” harap dia.

Selain itu, pihaknya juga berencana merehabilitasi tuntas daerah irigasi strategis, tak terkecuali yang dalam kondisi rusak. Di mana, terdapat tujuh daerah irigasi yang menjadi prioritas untuk dibenahi.

Rehabilitasi ini bakal dilakukan di Susukan Gede (Cianjur), Ciherang (Kabupaten Bandung), Cihoe (Kabupaten Bogor), Cikeruh (Majalengka), Cikembang (Banjar-Ciamis), Cimandiri (Sukabumi) dan Merjan (Pangandaran).

Sejauh ini pihaknya memang jarang melakukan pembangunan daerah irigasi baru. Dimana yang dilakukan selama ini hanya sebatas rehabilitasi dan pemeliharaan.

Pemprov Jabar juga telah meresmikan pembangunan bendungan Leuwi Sapi Kecamatan Warung Sapi, Kabupaten Sukabumi yang notabene sebagai daerah irigasi desa kewenangan kabupaten.

Dengan adanya bendungan ini tentunya bakal meningkatkan produktifitas tanam di sana sehingga dapat menjadi lebih baik dan masyarakat merasakan manfaatnya.

“Bukan kewenangan kita tapi kita bangun tahun 2018 dan pada 31 Agustus (2019) lalu sudah diresmikan oleh pak gubernur (Ridwan Kamil),” katanya.

Dia berharap rencana pembangunan daerah irigasi baru ini dapat terealisasi. Saat ini, pihaknya pun sedang membangun daerah irigasi Caringin (Sukambumi) yang masih dalam proses pelaksanaan pembangunan.

“Ini sudah pelaksanaan tahun kedua. Daerah irigasi Caringin ini ada di Sukabumi, ini baru juga kita bangun melalui dana DAK (Dana Alokasi Khusus),” pungkasnya.

(RBD/azs/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds