Ada yang Nakal, Pemkab Bandung Ingatkan Lagi Minimarket Soal Kantong Plastik

Perang penggunaan kantong plastik di satu daerah di Jabar. (ist)

Perang penggunaan kantong plastik di satu daerah di Jabar. (ist)

POJOKJABAR.com, BANDUNG— DLH Kabupaten Bandung kembali mengingatkan pengusaha minimarket di wilayahnya terkait pembatasan kantong berbahan plastik untuk berbelanja.

Kepala DLH Kabupaten Bandung Asep Kusumah tak menampik, saat ini pemanfaatan kresek (kantong plastik) yang awalnya dibatasi sesuai edaran, kini malah digunakan di beberapa lokasi minimarket.

“Harus dievaluasi lagi. Kalau liat fakta ya kami akui, mulai terlihat. Apalagi pada saat kemarin di peringatan Idul Adha gejalanya muncul,” ujarnya, Minggu (25/8).

Hasil monitoring sementara, lanjut Asep, adanya kelonggaran pemanfaatan kantong plastik yang harusnya diganti dengan kantong ramah lingkungan lantaran aktifitas belanja masyarakat waktu itu cukup tinggi.

“Sehingga itu yang membuat celah. Jadi bukan salah momentumnya, tapi transaksi di minimarket cukup tinggi. Sedang kami upayakan untuk mengingatkan,” bebernya.

Asep menambahkan, belum lama ini DLH sudah menyampaikan kepada pengelola minimarket agar kembali kepada komitmen yang sudah dibuat.

Apalagi ditandatangani bersama soal pembatasan kantong plastik.

“Ke depan untuk monitor, kami akan dibantu para camat, kades dan lurah,” pungkas Asep.

Sebagai informasi, awal Februari Pemkab Bandung melalui DLH setempat menerbitkan surat edaran tentang kantong plastik agar dibatasi peredarannya di sejumlah pasar modern (supermarket dan minimarket).

Rencananya, awal April penggunaan kantong plastik di Kabupaten Bandung resmi diganti dengan kantong ramah lingkungan.

Namun hingga akhir Agustus tak sedikit pasar modern malah tetap menggunakan kresek atau kantong plastik.

 

(ral/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds