Ada Kebakaran Hutan, Empat Jalur Pendakian Gunung Ciremai Ditutup

Wisatawan berjalan di sekitar perkebunan di kaki Gunung Ciremai, Kab Kuningan. Akibat terbakarnya kawasan hutan Gunung Ciremai pada Rabu (7/8) siang, beberapa jalur khusus pendakian menuju puncak Ciremai kini ditutup.

Wisatawan berjalan di sekitar perkebunan di kaki Gunung Ciremai, Kab Kuningan. Akibat terbakarnya kawasan hutan Gunung Ciremai pada Rabu (7/8) siang, beberapa jalur khusus pendakian menuju puncak Ciremai kini ditutup.

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Akibat terbakarnya kawasan hutan Gunung Ciremai pada Rabu (7/8) siang, beberapa jalur khusus pendakian menuju puncak Ciremai kini ditutup.

Beberapa jalur yang ditutup tersebut yakni, jalur Apuy via Majalengka, serta jalur Palulungan, Linggarjati dan Linggasan yang berangkat dari Kabupaten Kuninggan.

Manajer Pusdalops (Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Budi Budiman Wahyu membenarkan, bahwa telah terjadi kebakaran di area wilayah Blok Gua Walet PuncakTaman Nasional Gunung Ciremai di Desa Babakanmulya Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan pada Rabu (7/8) siang.

“Kejadian kebakaran di puncak gunung ciremai dengan luasan daerah yang terbakar diperkirakan kurang lebih 308 hektare,” ujar Budi, Kamis (8/8).

Menurutnya, dengan kondisi tersebut Pusdalops PB BPBD Provinsi Jawa Barat berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, TNGC, dan BNPB. Kordinasi tersebut dimaksudkannya untuk pemantauan intens.

“Pemantauan di Jalur Palutungan, karena untuk mengevakuasi semua pendaki yang ada di jalur pendakian,” ungkapnya.

Budi menambahkan, kondisi saat ini api masih menyala dan menyebar ke arah utara, sedangkan personel yang diturunkan dari tim gabungan sebanyak 84 orang.

“Tim gabungan naik dalam rangka pemadaman dan Pengiriman Logistik pada Kamis (8/8) pukul 07.00 WIB,” jelasnya.

Lebih lanjut, Budi mengatakan, berkat kerja sama tim, ada sebanyak 33 Orang pendaki jalur Apuy telah berhasil di Evakuasi, kemudian Pendaki jalur Palutungan, sebanyak 23 Orang masih dalam proses Evakuasi.

Berdasarkan sumber yang dihimpun Radar Bandung, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) Kuswandono menyampaikan, pihaknya telah mengeluarkan ultimatum agar tidak ada pendakian terlebih dahulu di beberapa jalur tersebut.

Menurutnya, sampai saat ini penutupan beberapa jalir tersebut pun masihbelum bisa dipastikan kapan untuk kembali di buka dan di akses oleh para pendaki. Mengingat
proses pemadaman masih berjalan.

Menurut data BPBD Kabupaten Kuningan, pendaki yang masih berada di jalur pendakian jumlahnya 61 orang dengan perincian 25 orang di jalur pendakian Apuy, 31 orang di jalur pendakian Palutungan, dan lima orang di jalur pendakian Linggarjati.

(RBD/azs/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds