Menteri BUMN dan ESDM Harus Tanggungjawab Pemadaman Listrik di Jawa

Menteri ESDM dan Menteri BUMN (ist)

Menteri ESDM dan Menteri BUMN (ist)

POJOKJABAR.com, JAKARTA— Politisi Gerindra Andre Rosiade menerangkan Menteri ESDM dan BUMN harus tanggungjawab atas pemadaman listrik massal (black out) di Jabar, Jakarta dan Banten.

Investigasi pemadaman listrik massal atau black out di sejumlah wilayah di Pulau Jawa yang Minggu (4/8) kemarin harus seius dilakukan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Di Banten, pemadaman listrik terjadi sekitar pukul 11.35 WIB-23.10 WIB. Di Jabar, pemadaman listrik mulai terjadi pada pukul 11.35 WIB hingga 18.15 WIB.

 

Baca :

Jokowi Tanggapi Listrik Padam Hari Minggu, Bahas Ini di Kantor PLN

“Ada yang salah dengan sistem PLN. Tidak cukup hanya minta permintaan maaf bagi manajemen PLN,” ujar Wakil Sekjen Partai Gerindra, Andre Rosiade, Senin (5/8).

Setidaknya kata Andre, ada dua menteri yang harus bertanggung jawab atas kejadian itu yaitu, Menteri BUMN, Rini Soemarno dan Menteri ESDM, Ignatius Jonan.

“Rini dan Jonan juga harus bertanggung jawab dengan segera mengevaluasi PLN. Kok mereka lalai,” jelasnya.

Andre membandingkan mentalitas pejabat negara Indonesia dengan yang ada di luar negeri.

Menurutnya, Indonesia harus mencontoh kultur pejabat publik di luar negeri yang memilih mengundurkan diri saat ada kejadian atau kebijakannya dinyatakan merugikan banyak orang.

“Di luar negeri, menteri seperti ini mundur. Masa di Indonesia aman-aman aja,” tandasnya.

 

(ral/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds