6 Titik Traffic Light Padam, Polrestabes Bandung Siapkan Ratusan Personil

Kasatlantas Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur Prabowo./Foto: Arief

Kasatlantas Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur Prabowo./Foto: Arief

POJOKJABAR.com, BANDUNG– Dampak pemadaman listrik hari Minggu (4/8/2019) kemarin membuat sejumlah lampu traffic light di Kota Bandung padam.

Pihak Satlantas Polrestabes Bandung melakukan langkah antisipasi sejak hari Minggu kemarin.

Kasatlantas Kompol Bayu Catur Prabowo, mengatakan bahwa Satlantas Polrestabes Bandung sudah melakukan antisipasi pemadaman lampu traffic light oleh PLN.

“Kita siapkan beberapa langkah khusus, diantaranya adalah menerjunkan personelnya secara masif di titik-titik traffic light yang mati tersebut,” terang Kasatlantas, Senin (5/8) di ruang kerjanya.

Pihak Satlantas Polrestabes sudah berusaha mengantisipasi untuk traffic light mati ini di seluruh perlintasan besar.

Traffic-Light

Traffic light (TL) mati (ilustrasi)

 

“Kemarin beberapa titik itu pun tadi malam Minggu 4 Agustus 2019 kemarin sudah terkendali kecuali wilayah seputaran Jalan Pasteur dan Surya Sumantri, karena listriknya baru menyala sekira pukul 23.00 WIB dan pada saat itu volume kendaraan cukup besar,” paparnya.

Dirinya menambahkan, pada hari Senin 5 Agustus hari ini, beberapa lokasi kembali dipadamkan secara bergiliran.

“Yang traffic light-nya mati prsonel pun disiagakan,” jelasnya.

Kompol Bayu Catur Prabowo

Kasatlantas Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur Prabowo./Foto: Arief

 

Dari data di TMC Polrestabes Bandung terdapat 6 titik traffic light yang padam.

“Titik traffic light yang padam tersebut adalah di Seputaran Jalan dr Eyckman, Jalan Kiaracondong, Jalan Bypass Soekarno Hatta. Selain itu ada juga di seputaran Bandara Husein Sastranegara, Jalan Sudirman, dan Jalan Garuda di Kota Bandung bagian Barat,” jelasnya.

Guna kelancaran arus lalulintas, titik-titik perlintasan besar di Kota Bandung disiagakan 2-4 personel yang disiagakan untuk gatur.

Polisi

Ilustrasi polisi. (Foto:jawapos.com)

 

“Para personel secara bergantian mengatur arus lalu lintas,” ungkapnya.

Tujuannya, kata Bayu cukup jelas, yaitu menghindari ‘crossing’ antar sesama pengguna jalan agar kemacetan bisa dihindari.

Khusus untuk tanggulangi kemacetan akibat traffic light mati ini, sebanyak 240 personel Satlantas Polrestabes Bandung diturunkan.

” Jumlah ini ditambah 300 personel dari unit-unit lantas di polsekta-polsekta di bawah Polrestabes Bandung,” katanya.

(arf/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds