Kiprah Perawat dari Taiwan Hingga Ladies Ojol Cantik Bantu Sesama di @pedulisesama21

Teh Neng, ladies ojol Bandung dan salah satu relawan @pedulisesama21./Foto: Istimewa

Teh Neng, ladies ojol Bandung dan salah satu relawan @pedulisesama21./Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, BANDUNG– Apapun profesinya, banyak langkah untuk berbuat baik pada sesama. Hal ini sebagaimana dilakukan founder @pedulisesama21, Lilis Sustina, seorang perawat lansia (TKW, red) yang tengah sakit di Taiwan, bersama para relawannya.

Kepada Pojokjabar.com, ia mengaku sudah bekerja di sana selama 3 tahun lamanya.

“Awalnya @pedulisesana21 itu akun pribadi, saya dirikan 2 November 2018,” akunya, Senin (23/7/2019).

“Kemudian, sekarang sedang kita bangun untuk menjadi komunitas dan ingin menjadi yayasan,” katanya.

Berhubung dirinya masih bekerja di Taiwan, katanya, ia mengaku belum bisa melangkah jauh.

Teh Neng bersama salah satu warga yang dibantunya

Teh Neng bersama salah satu warga yang dibantunya./Foto: Istimewa

 

“Sebenanya kita basisnya gak hanya di Bandung, kak, kalo memang ada relawannya di luar kota pun kita bantu,” tambah perempuan asal Majalengka ini.

Menurutnya, sejauh ini ada relawan yang bergabung dari Bandung, Teh Neng. Hal ini, terangnya, membuat target lebih banyak dari Bandung lantaran akan membuat lebih cepat melakukan cek di lokasi sebelum membuka donasi kepada publik.

“Ada juga (relawan, red) dari Majalengka,” tambahnya.

Teh Neng, ladies ojol Bandung dan salah satu relawan @pedulisesama21

Teh Neng, ladies ojol Bandung dan salah satu relawan @pedulisesama21./Foto: Istimewa

 

Ia mengaku, sejauh ini lebih banyak bekerjasama dengan akun-akun sosial lainnya, seperti @realaction,_bandung, @vivipdharapan, @berbagi.kebaikkan, @respek_peduli, @untung_thilenk, @sandaljepitanbareng, @kita.peduli_.

“Kita kerjasama dengan mereka, dimana kalau memang target kita mereka bantu posting, dan opdon, juga sebaliknya, begitu,” kata perempuan lulusan D3 Kebidanan YPIB Majalengka ini.

Saat Pojokjabar,com mencoba menghubungi perempuan yang disebut bernama Teh Neng, ia pun mengaku aktif di pedulisesama21 selama 3 bulan terakhir tanpa mendapatkan gaji sama sekali.

Teh Neng bersama salah satu warga yang dibantunya

Teh Neng bersama salah satu warga yang dibantunya./Foto: Istimewa

 

“Saya yang terjun semuanya ke lapangan, saya pun aktif menjadi pendamping pasien,” aku ladies ojol cantik ini.

Ia merasa terkesan lantaran banyak yang mendoakan jadi dikenali orang lantaran kebaikannya.

“Saya masih belajar dalam sosial, saya bukan orang baik, tapi In Syaa Allah akan berusaha menjadi orang baik agar bisa membantu sesama, dengan materi tidak punya. dengan tenaga In Syaa Allah bisa,” bebernya.

Neng menuturkan, sangat terkesan saat berkesempatan mendampingi warga yang membutuhkan bantuan di rumah sakit, dan mengurusnya hingga pulang ke rumahnya. Salah satunya, katanya, seperti yang belum lama ini terjadi kepada ladies ojol korban begal, Lulus Relahati.

Awalnya, katanya, saat itu ia mendapat laporan dari wadah grop bahwa ada yang minta tolong kepada dirinya terkait bahwa ladies ojol tersebut pembiayaaan administrasinya belum terbayarkan.

“Saat itu kami bingung untuk cari dana, dalam 2 hari harus ada, dan kami bantu up di pedulisesama21. Alhadmulillah ada donatur yang baik untuk membayar biayaya sebesar Rp 1,7 juta. Karena RSHS kasih waktu 2 hari saat kejadian,” ujarnya.

Saat kejadian begal itu, katanya, Lulus masuk ke RSHS tanpa memikirkan biayanya, lantaran harus dapat pertolongan pertama dalam keadaan tidak sadar atau pingsan, dan luka di jidatnya.

“Dan saat itu masuk IGD, Alhamdulillah bu Lulus dapat penanganan pertama. Setelah sadar, soal biaya admin, keluarganya tak punya,  karena bu Lulus seroang janda anak 4,” tambahnya.

Ia mengaku sempat bingung bagaimana mau membayar. Akhirnya ia menyimpan KTP, dan bersyukur pihak RSHS memberi waktu selama 2 hari untuk menyelesaikan biaya administrasinya.

“Ya sudah, kami bantu opdon (open donasi, red) di akun sosial IG pedulisesma21, dan akhirnya, esoknya ada donatur besar yang membayarnya,” jelasnya.

Ia langsung ke lokasi RSHS bersama donatur guna membayar biaya administrasi tersebut.

“Hari itu juga selesai dijahit jidatnya, sadar, langsung dibawa ke rumahnya,” terang perempuan berkacamata ini.

Baru-baru ini, katanya, pedulisesama21 membuka donasi untuk sosok ibu yang sakit tumor dan bernanah.

Tambahnya, kegiatan lain dirinya di pedulisesama21 seperti mengganti perban seorang anak kecil yang tengah sakit setiap 3 hari sekali.

Perempuan yang juga bekerja di medsos dengan membuka lowongan kerja bagi baby sister dan PRT  wilayah penyaluran Jabotabek ini, mengaku bercita-cita memiliki Rumah Singgah dan ambulans gratis.

“Tugas kami hanya membantu masyarakat tidak mampu sebisa saya sendri, pasti saya lakukan sebisa mungkin lewat tenaga dan pikiran,” tandasnya.

Berikut ini video salah satu kiprah relawan @pedulisesama21:

 

(mar/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds

10 Manfaat Menakjubkan Lemon Myrtle

Nama lemon myrtle mungkin agak terdengar asing di telinga kebanyakan orang. Padahal, kita semua pastinya telah sering menggunakan lemon dalam makanan.