Minimun Suhu di Bandung Capai 13°C, Berikut Penjelasan BMKG Kelas 1 Bandung

Ilustrasi cuaca dingin

Ilustrasi cuaca dingin


POJOKJABAR.com, BANDUNG– Pada musim kemarau ini suhu minimum di Bandung bisa mencapai 15,4°C sampai 13°C.

Namun, suhu setiap tempat berbeda, tergantung tinggi tempat.

Demikian dikatakan Kepala Stasiun Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Bandung, Tony Agus Wijaya.

“Makin tinggi tempatnya, makin dingin suhunya. Di pantai lebih panas, di gunung lebih dingin,” kata Tony, Jumat (19/7).

Menurutnya hal ini disebabkan karena cuaca cerah nan membuat sinar matahari yang menyinari permukaan bumi, sebagian besar terpantulkan ke angkasa, sehingga radiasi panas matahari yang tersimpan di permukaan bumi saat dini hari, sangat sedikit.

BMKG

BMKG. (ist)

 

“Juli-Agustus adalah saat suhu udara minimum di Bandung. Sama dengan tahun lalu 2018. Karena musim kemaraunya normal. Berbeda dengan 2014 saat kemarau terjadi ganguan pola hujan karena terjadi La Nina dimana suhu laut di Pasifik Barat lebih dingin dari normalnya, sehingga meskipun kemarau di Bandung terjadi banyak hujan, sehingga saat dini hari tidak dingin,” jelas Tony

BMKG

BMKG

 

Hal tersebut dikarenakan awan bersifat seperti selimut, yang menyimpan radiasi matahari yang menyinari permukaan bumi. Jadi saat berawan/mendung maka suhu di bandung lebih hangat saat dini hari.

Lebih jauh BMKG memprediksi puncak musim kemarau akan berlangsung di bulan Agustus. Tidak lupa Tony juga berpesan kepada masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dan menyesuaikan kegiatan dengan musim kemarau saat ini.

BMKG

BMKG./Foto: Istimewa

(son/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds