Begini Awal Kisah Perselingkuhan PNS Kemenag Bandung Berujung Pembunuhan

Tersangka Deni Priyanto dengan hasil editan fotonya (Fb)

Tersangka Deni Priyanto dengan hasil editan fotonya (Fb)


POJOKJABAR.com, BANDUNG— Perselingkuhan Komsatun Wachidah (51) dengan Deni Priyanto baru berjalan dua bulan. Namun keduanya sudah melakukan hubungan terlarang. Kisah cinta ini akhirnya berujung mutilasi.

Komsatun Wachidah (51) PNS di Kemenag Kota Bandung dibunuh lalu dimutilasi Deni Prianto di rumah kontrakan yang sengaja mereka sewa selama dua bulan ini.

Kontrakan pelaku yang sering mereka gunakan untuk hubungan intim ini ada di Jalan Rancamekar, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung.

Deni dan Komsatun kenal melalui media sosial (medsos) Facebook dua bulan yang lalu.

Dalam akun Facebooknya, Deni mengaku bekerja sebagai coach sailing atau pelatih pelayaran dan memasang fotonya dengan memakai seragam pelayaran.

Namun akun ini sudah lama tak aktif. Terlihat postingan terakhir tersangka ini dilakukan pada 2015 lalu.

Namun dia mencantumkan nomor WhatsApp (WA) pada postingan itu.

“Dari keterangannya, dia kenal di FB. Di FB itu pakai wajah asli cuma badannya diedit jadi seperti badan taruna pelayaran, wajahnya wajah dia,” ungkap Kanit III Reskrim Polres Banyumas Ipda Rizky Adhiyanzah, Sabtu (13/7).

Tersangka Deni Priyanto yang memutilasi selingkuhannya pegawai Kemenag Bandung, diambil dari Fb (arf)

Tersangka Deni Priyanto yang memutilasi selingkuhannya pegawai Kemenag Bandung, diambil dari Fb (arf)

Tersangka Deni Priyanto yang memutilasi selingkuhannya pegawai Kemenag Bandung (arf)

Tersangka Deni Priyanto yang memutilasi selingkuhannya pegawai Kemenag Bandung (arf)

“Memang wajahnya dia putih kan, mungkin dari sana. Korban juga paruh baya ya mungkin kepincut. Lalu dia bilang juga masih bujangan,” ucapnya lagi.

Korban dan pelaku lantas menjalin hubungan terlarang. Terhitung sudah empat kali mereka bertemu sejak dua bulan belakangan ini.

“Ya hubungan gelap,” kata Rizky.

Agar hubungannya lebih intens, Deni lantas mengontrak kamar di belakang lapangan futsal BSD, Jalan Rancamekar.

Menurut Rizky, sejak Deni pindah ke Bandung, keduanya kerap intens bertemu.

“Sebelumnya empat kali ketemu, cuma intinya korban ketemu, lalu pulang, nanti ke sini lagi ketemunya di sini,” katanya.

Rizky menuturkan selama menjalin hubungan gelap, Deni memang memanfaatkan Komsatun.

Deni kerap meminta uang dan meminjam uang hingga total Rp 20 juta.

“Awalnya menjalani hubungan gelap, kemudian pelaku memanfaatkan dengan cara meminjam uang dengan iming-iming akan diganti saat gajian hari Senin (8/7). Ketika ditagih, pelaku kebingungan, ketika diminta dinikahi juga dia kebingungan,” katanya.

“Akhirnya dia menghabisi si korban,” tutur Rizky.

Deni menghabisi dan memutilasi korban usai mereka bersetubuh.

Deni memutilasi tubuh korban menjadi tiga bagian di kamar mandi kontrakan.

Deni memotong leher, panggul atau pinggang dan badan korban.

Potongan tubuh korban lantas dibawa hingga ke Banyumas dan dibakar di sana.

 

(ral/int/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds

10 Manfaat Menakjubkan Lemon Myrtle

Nama lemon myrtle mungkin agak terdengar asing di telinga kebanyakan orang. Padahal, kita semua pastinya telah sering menggunakan lemon dalam makanan.