Detik-detik Slamet Ramadhan, Sosok Pencakar Perempuan Bebas ke Habitatnya

Slamet Ramadhan saat akan dilepas di habitatnya./Foto:  Pay

Slamet Ramadhan saat akan dilepas di habitatnya./Foto: Pay


POJOKJABAR.com, KUNINGAN– Macan Tutul Jawa tertangkap ketika masuk perkampungan masyarakat Kabupaten Subang, tepatnya di Malingping Desa Sindangsari Taman Wisata Alam (TWA) Tangkuban Perahu Subang, Selasa (8/7/2019).

Macan Tutul Jawa ini dilepasliarkan di wilayah Gunung Ciremai Kuningan yang merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat.

Habitat satwa ini dilindungi pemerintah, dan dinamai oleh BKSD Jawa Barat “Slamet Ramadhan” berdasarkan hasil survey dari beberapa lembaga kajian, seperti dari Konservasi Keanekaragaman Hayati. Penggiat konservasi TN Gunung Ciremai, Rektor Universitas Majalengka, Dekan Fakultas Kehutanan Uniku, Ketua Forum Ciremai, CI-Indonesia, CINTAS Indonesia, Pro Fauna, dan tokoh masyarakat.

(Gunung Dulang) Seksi Pengelolaan Taman Nasional (GD-SPTN) wilayah I Gunung Ciremai Kuningan ini sebagai lokasi yang layak untuk melepasliarkan satwa yang nyaris dibunuh warga Subang karena sempat masuk rumah dan mencakar warga setempat bernama Juju.

Slamet Ramadhan saat dilepas di habitatnya

Slamet Ramadhan saat akan dilepas di habitatnya./Foto: Istimewa

 

Akhirnya,  Macan Tutul Jawa dan Juju terselamatkan. Macan Tutul Jawa dikembalikan ke habitatnya yang baru karena diduga kalah saing dengan seniornya.

Sebab, usia Macan Tutul Jawa diperkirakan 5 tahunan.

Sehingga, bila Macan Tutul Jawa dilepaskembalikan ke habitat aslinya di Gunung Tangkuban Parahu, dapat dipastikan akan turun lagi, dan akan menimbulkan konflik dengan warga.

Slamet Ramadhan saat dilepas di habitatnya

Slamet Ramadhan saat akan dilepas di habitatnya./Foto: Istimewa

Macan Tutul Jawa berusia 5 tahun dengan bobot 35 kg ini dinamai “Slamet Ramadhan” oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat.

Tentu, Slamet Ramadhan dipasangi GVS Collar guna menditeksi aktifitasnya.

Slamet Ramadhan saat dilepas di habitatnya

Slamet Ramadhan saat akan dilepas di habitatnya./Foto: Pay

 

“Setelah masa perawatan selama 25 hari dan selama pengawasan di karantina oleh BBKSDA Jawa Barat tim medis satwa Kebon Binatang Bandung menyatakan bahwa Slamet Ramadhan itu siap untuk dikembalikan ke habitannya di kawasan Gunung Ciremai,” jelas Kuswandono, Kepala TNGC Kabupaten Kuningan didampingi Ami Anuryanti, BBKSDA Jawa Barat, juga dihadiri oleh Indra Eksploitasi dari Kementrian KLHK.

Berikut ini videonya:

Slamet Ramadhan saat dilepas di habitatnya

Slamet Ramadhan saat akan dilepas di habitatnya./Foto: Istimewa

(amd/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds