Plt Ketua PWI Jabar Blak-blakan Soal Kondisi Masyarakat dan Pemberitaan

Halal Bihalal PWI Jawa Barat, Bandung, Selasa (25/6/2019)./Foto: Arief

Halal Bihalal PWI Jawa Barat, Bandung, Selasa (25/6/2019)./Foto: Arief

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Maraknya informasi hoax saat ini membuat PWI Jabar terus mensosialisasikan tentang perang melawan hoax.

Plt Ketua PWI Jabar Hilman Hidayat mengatakan, bahwa saat ini kondisi masyarakat telah disibukkan dengan kegiatan dan pemberitaan yang mempolarisasi masyarakat.

“Menyikapi kondisi ini, media harus menjadi pemberi informasi yang baik. Namun kondisi Jabar sampai saat ini masih kondusif,” jelasnya usai Halal Bihalal di kantor PWI Jabar, Selasa (25/6).

Media berperan memberikan informasi yang benar kepada masyarakat untuk menjaga kondisi Jawa Barat.

“Menjadi tugas media dalam penyampaian informasi, merupakan tugas dan bentuk kontribusi Media kepada bangsa dan negara,” jelasnya.

Halal Bihalal PWI Jawa Barat

Halal Bihalal PWI Jawa Barat, Bandung, Selasa (25/6/2019)./Foto: Arief

 

PWI Jabar ke depan akan dihadapkan pada perkembangan teknologi yang merubah platform media.

“Dalam melaksanakan tugasnya kedepan, PWI harus tetap berpegang teguh kepada UU Pers, dan harus menjadi panutan bagi media yang ada,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meminta media massa di Jabar terus bersinergi dengan pemerintah.

Halal Bihalal PWI Jawa Barat

Halal Bihalal PWI Jawa Barat, Bandung, Selasa (25/6/2019)./Foto: Arief

 

Menurut Wagub Jabar, media mempunyai peran penting sebagai mitra pembangunan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat.

“Media sangat berperan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai program-program yang akan dan telah dilaksanakan oleh Pemerintah, khususnya di Jabar,” papar Uu usai menghadiri kegiatan Halal Bihalal di Kantor PWI Jabar, Selasa (25/6).

Uu juga berpesan agar media juga menjadi sarana evaluasi.

hoax

Ilustrasi hoax

 

“Karena lewat media masyarakat dapat menyampaikan keinginan,” jelasnya.

Ke depannya, media dituntut mempunyai integritas dan kejujuran dalam menyampaikan informasi.

“Terutama soal informasi hoax, harus terus kita lawan, agar masyarakat tidak termakan informasi hoax tersebut,” jelasnya.

(arf/pojokjabar)

loading...

Feeds

Ngelem

Miris, Masih SD Sudah Ngelem

Tiga bocah yang masih berstatus pelajar salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Cugenang, tertangkap basah sedang asyik menggelar pesta …