Persib U-18 Kalah Atas Arema FC, Asisten Pelatih Persib Tetap Berharap

Gelandang PERSIB U-18 Saiful mencoba menyundul bola./Foto: Persib.co.id

Gelandang PERSIB U-18 Saiful mencoba menyundul bola./Foto: Persib.co.id

POJOKJABAR.com, PERSIB– Kekalahan 0-1 atas Arema FC pada pertandingan Elite Pro Academy (EPA) PSSI U-18, Minggu 23 Juni 2019 menjadi pelajaran berharga bagi anak asuhnya.

Demikian harapan asisten pelatih PERSIB U-18 M. Yusuf Rojali.

Hasilnya memang kurang memuaskan.

Yusuf menilai para pemain PERSIB U-18 sudah berkerja keras sepanjang laga. Kekalahan ini akan dijadikan bahan evaluasi untuk pertandingan berikutnya.

“Hasil barusan menjadi pelajaran berharga bagi kami. Bisa kehilangan poin di rumah kami sendiri, ini jadi bahan evaluasi,” ujar Yusuf dalam sesi jumpa pers seusai pertandingan, dilansir dari Persib.co.id.

Asisten pelatih PERSIB U-18 M Yusuf Rojali

Asisten pelatih PERSIB U-18 M Yusuf Rojali./Foto: Persib.co.id

 

Yusuf pun berharap Rahmat Hidayat cs bisa tampil lebih baik lagi pada pertandingan berikutnya. Tim pelatih akan berupaya menjaga dan mengembalikan mental pemain agar bisa bangkit di laga berikutnya.

“Yang paling penting kita mengembalikan mental anak-anak. Bagaimana pemain tidak terpuruk dalam kekalahan. Mudah-mudahan pemain bisa bangkit untuk pertandingan berikutnya,” terangnya.

Selain itu, pihak Persib U-18 harus mengakui keunggulan Arema FC 0-1 pada pertandingan Grup B Elite Pro Academy PSSI U-18 di Stadion Jati Sumedang, Minggu 23 Juni 2109. Arema mencuri tiga poin berkat gol semata wayang Aanil Hakim Razky Gustiawan pada menit ke-23.

Gelandang PERSIB U-18 Saiful mencoba menyundul bola

Gelandang PERSIB U-18 Saiful mencoba menyundul bola./Foto: Persib.co.id

 

Pada menit-menit awal, Rahmat Hidayat cs mencoba mengembangkan permain untuk menciptakan peluang. Kesempatan pertama diperoleh Muhamad Rizha Setiawan yang mengancam gawang Arema dengan tendangan jarak jauh. Namun sayang, bola masih dapat diantisipasi pemain bertahan tim tamu.

Agresivitas kedua tim terus meningkat di pertengahan babak pertama. Bahkan Arema mampu memanfaatkan serangan balik yang berbuah gol yang dicetak Aanil. Dalam kondisi tertinggal 0-1, pelatih PERSIB U-18 Kartono Pramdhan menarik keluar Zola Mendetega untuk digantikan Ahmad Wahyudi. Hingga akhir paruh pertama, PERSIB U-18 terus melakukan serangan tetapi tak kunjung membuahkan hasil. Buruknya penyelesaian akhir membuat tim tamu mampu mempertahankan keunggulan.

Di babak kedua, PERSIB U-18 kembali bermain ofensf. Peluang pertama datang pada menit ke-44 ketika pemain bertahan M Sandika Pancasona memberikan umpan lambung kepada Andri Febriansyah. Namun sayang tendangan Andri melayang di atas mistar gawang.

Pada menit ke-53, PERSIB mendapat kesempatan melalui tendangan bebas. Ferdinata Luki Almansyah yang bertugas sebagai eksekutor memberi umpan ke kotak penalti. Andri menyambut umpan matang tersebut dengan sundulan, tetapi bola masih dapat ditepis kiper Arema.

Persib-U-18

Pelatih Persib U-18 Kartono Pramdhan saat berbincang mengenai strategi dan persiapan pemain jelang laga bergulir. Ist

 

Kartono melakukan sejumlah pergantian pemain di babak kedua untuk menambah daya serang timnya. Tetapi dari sekian peluang, tak ada yang membuahkan hasil sehingga Maung Ngora harus menelan kekalahan dari tim tamu.

PERSIB U-18 Starting XI: Satrio Azhar (PG), Andika Lukman, M. Sandika Pancasona (69′), Miftah Firmansyah, Muhamad Rizha Setiawan, Rahmat Hidayat (C), Saiful, Tio Raysal (59′), Zola Mendetega (38′), Andri Febriansyah, Ravil Shandyka Putra.

Cadangan: Ahmad Gemayel D Haikal W (PG), Ferdinata Luki Almansyah (59′), Rhenaldi Saputra, Ahmad Wahyudin (38′), Farhan Aldri Shiddiq, Mo’ammar Galssha Annand Dharma Prakash (69′), Muhammad Taqi Zaidan.

(mar/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds