Dana Kampanye Jokowi-MA Naik Drastis Rp19 Miliar Disebut Pria Ini Hanya Salah Input

Ilustrasi Pilpres 2019 pasangan Jokowi - Ma;ruf dan Prabowo-Sandi/ JPNN

Ilustrasi Pilpres 2019 pasangan Jokowi - Ma;ruf dan Prabowo-Sandi/ JPNN

POJOKJABAR.com, BANDUNG— Pembengkakan dana kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin sebesar Rp 19 miliar disebut hanya kesalahan input data.Dana ini naik drastis dalam 13 hari.

Kuasa Hukum Jokowi-Maruf, Luhut Pangaribuan saat membacakan jawaban atas gugatan paslon 02 Prabowo-Sandi, di Ruang Sidang MK, Selasa (18/6) membantah dana fiktif dalam dana kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Rekening bank penerima sumbangan dana kampanye atas nama TKN Jokowi Maruf Amin dan pihak-pihak yang memberikan sumbangan dana kampanye kepada Paslon 01 baik perorangan, partai politik, kelompok ataupun badan usaha non-pemerintah diperiksa dan telah diverifikasi,” kata Luhut.

“Tidak ada sumbangan fiktif seperti yang didalilkan Pemohon (Paslon 02),” imbuhnya.

Kuasa hukum Jokowi-Maruf juga membantah tudingan dana kampanye Jokowi-Maruf meningkat drastis hanya dalam waktu 13 hari.

Fakta sesungguhnya tidak sesuai sebagaimana yang digugatkan Kuasa Hukum Prabowo-Sandi pada sidang perdana Perselisiahan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019.

“Kami menegaskan bahwa baik Capres dan Caapres 01 tidak memberikan sumbangan dana kampanye dalam kapasitas pribadi seperti yang dimaksud Pemohon,” jelasnya.

“Dengan kata lain, dalil Pemohon tentang sumbangan pribadi Joko Widodo adalah tidak benar,” ujar Luhut.

Luhut menjelaskan, Dana Kampanye Paslon 01 sebesar Rp.19.558.272.030,00 itu dikeluarkan dari rekening TKN Jokowi Ma’ruf Amin yang dikelola Tim Kampanye Nasional dengan nomor akun 0230-01-003819-30-2 di BRI kepada Tim Kampanye Daerah.

“Namun, karena teknis penginputan data sehingga tertulis nama pengirim Joko Widodo, padahal nama pemilik rekening adalah TKN Jokowi-Ma’ruf Amin,” ungkapnya.

Tuduhan Paslon 02 terkait sumber dana kampanye fiktif yang disebutkan didapat dari perkumpulan Golfer (Pecinta Golf) juga tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Sebab, sumber dana kampanye telah melalui proses audit oleh KAP Anton Silalahi.

Menurutnya, tidak ada masalah dengan sumbangan dari perkumpulan Golfer TRG dan perkumpulan Golfer TBIG dan dari beberapa penyumbang yang berlokasi di Semarang.

Karena hal ini telah masuk dalam laporan dana kampanye dan jelas lengkap keterangan identitas individu-individu yang memberikan sumbangan.

Ini sebagaimana telah dikonfirmasi oleh KAP Anton Silalahi yang telah ditunjuk KPU.

“Jadi, berdasarkan pada uraian di atas, dalil Pemohon tidak berdasarkan hukum dan karenanya patut untuk dikesampingkan,” kata Luhut Pangaribuan.

 

(ral/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds

Hero Ajak HMI Turut Membangun Bangsa

POJOKJABAR.com, CIREBON – Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron mengajak seluruh pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cirebon yang baru …