Kasus Penganiayaan, Habib Bahar Dituntut 6 Tahun Penjara dan Denda Rp 50 Juta

Sidang kasus penganiayaan  Habib Bahar Smith .

Sidang kasus penganiayaan Habib Bahar Smith .

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Sidang kasus penganiayaan oleh Habib Bahar Smith kembali digelar, di ruang aula gedung arsip perpustakaan kota Bandung.

Dalam sidang dengan agenda pembacaan tuntutan, kamis (13/6), Hakim Ketua Edison Muhamad mengatakan bahwa sidang akan mendengarkan pembacaan tuntutan oleh JPU.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Irfan Wibowo dalam pembacaan tuntutan terhadap Terdakwa Habib Bahar bin Smith di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Kamis (13/6/2019), mengatakan bahwa Habib Bahar dituntut enam tahun penjara.

“Menuntut Terdakwa dengan penjara selama enam tahun dikurangi masa tahanan, denda senilai Rp 50 juta, subsider tiga bulan penjara dan membayar biaya perkara Rp 2 ribu,” kata Jaksa Penuntut Umum, diruang aula gedung arsip perpustakaan kota Bandung.

JPU menjelaskan, bahwa yang memberatkan ialah bahwa Terdakwa pernah dihukum, perbuatan terdakwa menyebabkan luka berat dan meresahkan masyarakat.

Sementara hal yang Meringankan terdakwa ialah bersikap sopan salam persidangan, mengakui perbuatannya, menyesali perbuatan dan ada perdamaian antara terdakwa dan korban CAJ.

Dalam berkas tuntutannya, jaksa meyakini Bahar terbukti bersalah sesuai pasal Pasal 333 ayat (2) KUHPidana dan atau Pasal 170 ayat (2) dan Pasal 80 ayat (2) jo Pasal 76 C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Menanggapi hal tersebut, pihak kuasa hukum terdakwa mengajukan nota pembelaan yang akan diajukan pekan depan, Kamis 20 Juni 2019.

(arf/pojokjabar)

loading...

Feeds