Antisipasi Kebakaran Pasar, Pemkot Bandung Minta Audit 37 Pasar Lainnya

Ilustrasi kebakaran.

Ilustrasi kebakaran.

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Pasca kebakaran yang terjadi di dua pasar di kota Bandung, Pemkot Bandung meminta audit kepada 37 pasar tradisional lainnya.

Kebakaran hebat melanda pasar Kosambi Bandung, pada tanggal 19 Mei 2019. Lalu pasar tradisional Ujungberung pada tanggal 9 Juni 2019.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan, audit pasar tradisional akan dilakukan PD Pasar Bermartabat selaku leading sector-nya.

“Jadi langkah audit dinilai perlu mengingat banyak kekurangan yang ada di dalam pasar dan sangat rawan terhadap kebakaran di lokasi pasar,” jelasnya, selasa (11/6/2019).

Permintaan audit menurut Wakil Walikota untuk mengetahui kesiapan pasar tradisional menghadapi bencana seperti kebakaran.

“Audit dilakukan karena, kebakaran ini kan banyak faktornya seperti listrik, minim alat pemadam dan sebagainya, sehingga kita inventarisasi kesiapannya melalui audit ini,” paparnya.

Pihak Pemkot Bandung juga akan membahas nasib pasar Ujungberung pasca terbakar Minggu malam.

“Kami akan bahas dengan seluruh stakeholder, ” paparnya.

(arf/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds