Fahri Hamzah Tanggapi Situasi Terkini TNI dan Polri

Fahri Hamzah./Foto: Istimewa

Fahri Hamzah./Foto: Istimewa

POJOKJABAR.com, JAKARTA-– Keprihatin diungkapkan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah atas rangkaian penangkapan pensiunan TNI oleh Polri akhir-akhir ini terkait dugaan makar dan senjata.

Selain menahan mantan Danjen Kopassus Sunarko, Kepolisian juga menahan mantan Pangkostrad, Mayjen TNI (purn) Kivlan Zen di Rutan Militer Guntur terkait kasus kepemilikan senjata ilegal.

“Saya setuju dengan Pak Ryamizard (Menhan), janganlah antara TNI dan Polri itu terlibat saling ngerjain gitu,” kata Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL (Group Pojokjabar), Jumat (31/5).

Ia berpendapat, senjata yang dimiliki Kivlan adalah hal yang wajar mengingat statusnya sebagai purnawirawan.

“Pada dasarnya TNI itu bekas kombatan, jadi dia punya izin (kepemilikan senjata) sendiri di Mabes TNI dan itu harusnya diatur transisinya itu,” jelasnya.

“Jadi diaturlah, enggak usah saling ngerjain nanti repot. Sebab semua pensiunan itu ada (senjata) itu,” katanya.

“(Disebut) barang ilegalnya itu karena bekas izin Mabes TNI, sekarang izin ke Mabes Polri, semua juga begitu,” tandasnya.

Keprihatinan yang sama juga sebelumnya disampaikan oleh Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu yang sedih dengan banyaknya purnawirawan TNI yang dituduh melakukan makar dan diproses hukum.

“Terus terang saja di sana yang diperiksa itu kan banyak senior saya, adik-adik angkatan saya,” katanya.

“Sebagai sama-sama purnawirawan itu tidak baik,” ungkap menteri di era Presiden Jokowi ini, Kamis (30/5) kemarin.

 

(ral/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds