Oknum Brimob Masuk ke Gang di Petamburan dan Lepaskan Tembakan Berulangkali

Oknum Brimob masuk ke Gang di Petamburan (rmol)

Oknum Brimob masuk ke Gang di Petamburan (rmol)

POJOKJABAR.com, JAKARTA— Jumat pagi (24/5), beredar beberapa video kerusuhan di Petamburan dan Tanah Abang di medsos. Salah satunya video oknum Brimob masuk gang dan lepaskan tembakan.

Rentetan suara yang berasal dari senjata masih terngiang. Pagi itu sekitar pukul 06.00 WIB, Rabu tanggal 22 Mei 2019, usai kerusuhan pecah di sekitar Petamburan, Slipi, Jakarta Barat.

F, seorang warga RT 01 RW 02 Jalan Petamburan 2 yang enggan disebut identitasnya secara lengkap mengisahkan betapa mencekamnya situasi saat itu.

Ia menuturkan, beberapa personel Brimob bersenjata menembakinya bersama warga lain.

Bahkan saat ratusan warga telah masuk ke dalam gang, personel itu masih mengejar.

“Kami ditembaki Brimob, padahal sudah bilang warga sekitar,” kata F kepada Kantor Berita Politik RMOL (Group Pojokjabar), Sabtu (25/5).

Video yang menggambarkan personel Brimob menembaki warga dan masuk ke dalam gang juga didapat oleh Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (25/5).

Dan video viral oknum Brimob ini juga didapatkan Pojokjabar.com pada Jumat (24/5) pagi.

Dalam video berdurasi 18 detik itu, tampak satu anggota TNI berpakaian lengkap berada di tengah kerumunan massa di sebuah.

Dia sedang berupaya menghalau warga, namun tak diindahkan personel Brimob yang mengenakan pakaian lengkap dengan senjata laras panjang.

“Ayo mundur-mundur,” imbau anggota TNI itu yang kemudian disambut tembakan dari beberapa oknum Brimob seperti terlihat di video itu.

“Stop-stop, warga, warga,” teriak seorang dalam video itu kepada Brimob yang telihat ingin menangkapnya.

“Ikut, ikut,” timpal personel lain yang memakai pakaian preman.

Video itu pun hanya sampai di situ, karena tiba tiba rekaman videonya usai.

Kantor Berita Politik RMOL (Group Pojokjabar) juga menanyakan kepada paman Muhammad Reyhan Fajari (16), remaja yang menjadi korban meninggal saat terjadi kerusuhan di Petamburan, beberapa waktu lalu, Iwan Subagyo (IS). Iwan tinggal di Jalan Petamburan V.

“Iya (Brimob sampai masuk ke dalam gang-gang),” ujarnya.

Kebenaran lain juga dikatakan oleh Idris, Ketua RT 01 RW 05.

“(Kejadian itu) persisnya di RW 02 RT 01,” kata Idris.

Menurut Iwan, pada saat itu tidak hanya warga sekitar yang terlibat kericuhan dengan Brimob. Namun ada warga lain yang dikatakannya adalah massa aksi di depan Bawaslu RI.

“Iya kan pecah di Bawaslu ada yang lari ke Tanah Abang terus merembet ke Petamburan,” katanya.

“Kemungkinan warga dari luar daerah yang mau ikut demo di Bawaslu tanggal 22-nya. Mereka menginap di masjid-masjid. Tapi tujuan mereka bukan anarkis ya,” jelas Iwan.

 

(ral/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds