Polisi Ungkap Soal Mobil Gerindra, 2 Pelaku Pengurus DPC Tasikmelaya

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Argo Yuwono

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Argo Yuwono

POJOKJABAR.com, BANDUNG– Polda Metro Jaya telah mengamankan 5 orang penumpang ambulance berlabel Partai Gerindra.

Diduga mobil ambulance itu membawa batu dan sejumlah benda saat aksi 22 Mei dini hari.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono mengatakan, dari kelima pelaku tersebut dua di antaranya merupakan pengurus DPC Gerinda Tasikmelaya. Kelima pelaku berinisial Y yang selaku sopir, I sebagai Ketua Sekretaris DPC, dan Wakil Sekretaris DPC berinisial O. “Dari pemeriksaan hasil tersengka ini berangkat menggunakan mobil ambulance dari Tasikmelaya berangkat ke Jakarta,” ungkap Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (23/5). Menurut Argo, kedua pelaku pengurus DPC Tasik itu berangkag ke Jakarta atas perintah ketua DPC Gerindra untuk membantu memberikan medis terhadap para peserta aksi. “Jadi mereka mendapat perintah dari ketua DPC untuk membantu korban di kegiatan 22 Mei,” ungkap Argo. Namun, lanjut Argo, dari keterangan para tersangka ternyata mereka tidak mempunyai kualifikasi sebagai tim medis. Tak hanya itu, dari keterangan beberapa saksi, diduga mobil ambulance tersebut menjadi tempat menyimpan batu yang digunakan untuk membuat kericuhan di depan Bawaslu.

“Tidak mempunya kualifikasi sebagai medis. Dua tidak ada perlengkapan medis. Ketiga malah ada batu,” beber Argo.

Kini kelima pelaku telah diamankan di Polda Metro Jaya guna melakukan penyelidikan lebih lanjut.

(fir/pojokjabar)

loading...

Feeds