Gara-gara Amar Putusan Majelis Hakim, Pengacara Tergerak Lihat Reaksi Sunjaya

Sunjaya saat berada di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (22/5/2019)./Foto: Arief

Sunjaya saat berada di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (22/5/2019)./Foto: Arief


POJOKJABAR.com, BANDUNG– Pengadilan Tipikor Bandung memvonis Bupati Cirebon non-aktif Sunjaya Purwadi Sastra hukuman 5 tahun penjara.

Dalam amar putusannya, ketua majelis hakim menyatakan bahwa Sunjaya bersalah sesuai dakwaan pertama Pasal 12 huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

“Menjatuhkan pidana selama 5 tahun dan denda Rp 200 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti hukuman 6 bulan penjara,” kata hakim saat membacakan amar putusan.

 

Putusan hakim ini lebih ringan dua tahun dari tuntutan jaksa KPK. Jaksa KPK menuntut Sunjaya dengan hukuman 7 tahun penjara.

Usai pembacaan putusan oleh hakim, mantan Bupati Cirebon tersebut tampak melepaskan kacamatanya. Terlihat tangannya membasuh kedua mata kiri dan kanannya.

Sunjaya saat berada di Pengadilan Tipikor Bandung

Sunjaya saat berada di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (22/5/2019)./Foto: Arief

 

Suara isakan tangis Sunjaya pun terdengar di ruang persidangan.

Hingga pengacaranya menghampiri Sunjaya untuk menenangkan mantan Bupati Cirebon tersebut.

Loading...

loading...

Feeds