Bawaslu: Resmi KPU Salah Hitung, tapi Tetap Tolak Permintaan Lain Kubu 02

Pemilu 2019./Foto: Ilustrasi

Pemilu 2019./Foto: Ilustrasi


POJOKJABAR.com, BANDUNG–  KPU melanggar prosedur resmi ketika menghitung suara selama Pemilu menurut Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu pekan kemarin (Kamis, 16/5).

Hasil investigasi menemukan, KPU salah salah memasukkan data suara selama penghitungan.

Meski begitu, Bawaslu tidak merinci lebih lanjut soal berapa banyak kesalahan dibuat dan apa dampaknya terhadap penghitungan suara akhir.

Dikabarkan Bloomberg, temuan itu muncul setelah tim kampanye Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengajukan keluhan kepada Bawaslu. Pasangan calon nomor urut 02 itu mengklaim bahwa 73.000 kesalahan entri data telah dilakukan oleh KPU.

Tim kampanye Prabowo mengatakan, kesalahan itu menjadi indikasi ada kecurangan dalam pemilu.

Akan tetapi, meski ditemukan kesalahan, Bawaslu menolak permintaan tim kampanye Prabowo agar penghitungan dihentikan.

Tudingan Prabowo mengenai adanya kecurangan dalam pemilu bukan omong kosong belaka. Perhitungan resmi yang masih berjalan sejauh ini menunjukkan petahana Joko Widodo unggul di atas Prabowo.

Namun agaknya kesalahan yang dilakukan KPU tidak dianggap angin lalu, mengingat hal tersebut memberikan kerugian signifikan pada salah satu pihak.

(jar/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds