Blak-blakan Emil Sebut Alasan Sunjaya-Imron 10 Menit Menjabat

Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat lantik Sunjaya-Imron di Gedung Sate, Bandung, Jumat (17/5/2019)./Foto: Arief

Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat lantik Sunjaya-Imron di Gedung Sate, Bandung, Jumat (17/5/2019)./Foto: Arief


POJOKJABAR.com, BANDUNG– Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, hari ini melantik Bupati dan Wakil Bupati Cirebon terpilih hasil Pilkada 2018 lalu.

Ridwan Kamil melantik Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra dan Wakil Bupati Imron Rosyadi masa jabatan 2019-2024.

Namun selang 10 menit kemudian, Ridwan Kamil membacakan surat keputusan pemberhentian terhadap Bupati Sunjaya Purwadi Sastra.

 

Bupati yang menjadi terdakwa suap terkait jual-beli jabatan di Kabupaten Cirebon, Sunjaya Purwadi Sastra.

Sunjaya Purwadi Sastra dan Imron Rosyadi dilantik oleh Ridwan Kamil sebagai Bupati dan Wakil Bupati Cirebon periode 2019-2024.

Seharusnya pelantikan ini dilaksanakan pada akhir masa jabatan Bupati Cirebon periode 2014-2019, yakni pada Selasa, 19 Maret 2019.

 

Namun berdasarkan Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 131.32/2095/sj tertanggal 6 Maret 2019, atas pertimbangan proses hukum bupati terpilih dan kondusivitas menjelang Pemilu tahun 2019, sehingga meminta Gubernur Jawa Barat agar mempertimbangkan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Cirebon terpilih dilaksanakan pasca pemilu tahun 2019.

“Penting saya sampaikan bahwa pelantikan ini harus dilaksanakan sesuai amanat Undang-undang 10 tahun 2016 pasal 164 ayat (7) yaitu dalam hal calon bupati dan/atau calon wakil bupati terpilih ditetapkan menjadi terdakwa pada saat pelantikan, yang bersangkutan tetap dilantik menjadi bupati dan/atau wakil bupati, kemudian saat itu juga diberhentikan sementara sebagai bupati dan/atau wakil bupati,” kata Emil.

Pelantikan bupati cirebon

Prosesi pelantikan. Kirno/pojokjabar

 

Dia mengatakan amanat pelantikan tertuang dalam Surat Mendagri nomor 131.32/7959/otda tanggal 4 oktober 2019 hal penyampaian keputusan Menteri Dalam Negeri terkait pemberhentian Bupati Cirebon masa jabatan 2014-2019 dan pengangkatan bupati serta Wakil Bupati Cirebon masa jabatan 2019-2024, serta surat Mendagri Nomor 131.32/2650/otda tertanggal 9 Mei 2019 hal penyampaian keputusan menteri dalam negeri terkait pemberhentian penjabat Bupati Cirebon.

“Berdasarkan ketentuan dan amanat sebagaimana dimaksud, pada hari ini dilaksanakan pelantikan terhadap Bupati dan Wakil Bupati Cirebon terpilih masa jabatan tahun 2019-2024,” kata Emil.

Video Kang Emil Lantik Imron Rosyadi

Gubernur Jabar Ridwan kamil lantik Imron Rosyadi, Jumat (17/5/2019)./Foto: Istimewa

(arf/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds