Tiga TPS di Depok ‘Sulap’ Suara Prabowo-Sandi, Ada yang Ditulis 3 Padahal 148 Suara

Momen debat Capres Cawapres pertama yang digelar KPU di Hotel Bidakara Jakarta (ist)

Momen debat Capres Cawapres pertama yang digelar KPU di Hotel Bidakara Jakarta (ist)

POJOKJABAR.com, DEPOK— Tiga TPS di Depok, Jawa Barat, terpantau mengurangi suara Prabowo-Sandi dan menambahi suara Jokowi-Ma’ruf Amin di Situng KPU. KPU Depok mengakui ini kesalahan input.

Berikut data tiga TPS di Depok yang dirangkum Pojokjabar.com, yang terpantau melakukan kesalahan input data ke website KPU.

1. TPS 30 Bojongsari.

Kasus ini diungkap oleh warga bernama Muhammad Haswan M Evandirita melalui akun twitter @HaswanEvan, Senin (22/4).

Baca :

Berikut Data 10 TPS Kesalahan Input Data KPU, Polanya Sama, Pengurangan Suara Prabowo-Sandi

Ia menyebut, berdasarkan formulir C1 di TPS tersebut, pasangan Prabowo–Sandi mendapatkan 148 suara, sementara pasangan Jokowi-Maruf Amin meraih 63 suara.

Akan tetapi, informasi yang tertulis pada web.kpu.id pasangan 01 justru mendapat 211 suara, sedangkan pasangan 02 hanya meraih 3 suara.

“Tolong rakyat, save suara rakyat,” tulis @HaswanEvan seraya me-mention tweet tersebut kepada @Fahrihamzah @FaldoMaldini @fadlizon @FerdinandHutah2.

2. TPS 48 Tanah Beji

Di TPS 48 Tanah Baru, Beji, berdasarkan C1 plano petugas TPS setempat, angka yang tertulis untuk pasangan Jokowi-Ma’ruf adalah 135 suara.

Sedangkan pasangan calon nomor urut 02, Prabowo-Sandi 114 suara. Suara tidak sah 3 suara, dengan jumlah pemilih 252 orang.

Namun berdasarkan data Situng KPU, suara untuk 01 dicatat 235 suara atau terjadi penambahan 100 suara. Dan untuk 02 ditulis 114 suara.

3. TPS Sukmajaya

Selain di wilayah Beji dan Bojongsari, kesalahan input data juga terjadi di Sukmajaya. Angka yang selisih hanya satu suara. Yang seharusnya 197 suara untuk paslon 02, namun menjadi 196 suara.

Perhitungan suara hasil Pemilu 2019, khususnya pemilihan presidennya memang tengah mendapat sorotan publik secara luas. Banyak sekali dugaan kecurigaan yang dipublikasikan masyarakat melalui media sosial

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sendiri telah menemukan 1.261 laporan kecurangan pada Pemilu 2019 kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).

 

(ral/rmol/pojokjabar)

loading...

Feeds

Ngelem

Miris, Masih SD Sudah Ngelem

Tiga bocah yang masih berstatus pelajar salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Cugenang, tertangkap basah sedang asyik menggelar pesta …