Kominfo Blokir Situs Jurdil2019.org, Begini Cara Akses Informasi di Jurdil2019.org.

Kominfo Blokir Situs Jurdil2019.org./Foto: Istimewa

Kominfo Blokir Situs Jurdil2019.org./Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, BANDUNG– Jurdil2019 didirikan sebagai bagian dari partisipasi publik untuk ikut mengawal penghitungan suara Pilpres 2019.

Masyarakat tetap bisa mengikuti real count Jurdil2019, meskipun pemerintah telah memblokir Jurdil2019.org.

“Bagi masyarakat yang ingin tetap mendapatkan akses informasi Pilpres 2019 yang jujur dan adil dapat menggunakan browser Google Chrome dengan extension Plain VPN,” demikian diberitakan Kantor Berit Politik RMOL (Pojokjabar.com group) dari laman resmi Jurdil2019 di Facebook.

Akun Facebook itu juga menjelaskan petunjuk menambahkan extension Plain VPN ke browser Google Chrome sebagai berikut:

1. Copas link berikut ini ke kolom teks browser Chrome:
https://chrome.google.com/webstore/detail/plainvpn-free-vpn-and-unl/cmbbopaeoplgpbfcfjjdndncckkjgnhl
2.Klik Add to Chrome ‘Salam Jujur Dan Adil!’

www.jurdil2019.org
www.facebook.com/jurdil2019
www.twitter.com/jurdil2019?s=08
www.instagram.com/Jurdil2019
YouTube channel Bravos Radio
www.youtube.com/channel/UCYWn6Vj30W0s7LMwXNCBTsQ

Untuk penjelasan lengkap juga dicantumkan beberapa kontak yang bisa dihubungi 081311064240 (WhatsApp/Call/SMS) 085714091009 (Call/SMS) 087702695654 (Call/SMS).

Selain itu, diketahui, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) blokir Situs Jurdil2019.org. Pemblokiran terhadap laman yang menampilkan hasil hitung cepat Pilpres 2019 tersebut ternyata atas rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

“Jadi kemarin sore mendapatkan laporan dari Bawaslu, yang menyatakan bahwa jurdil2019.org dan jurdil2019.net itu diminta untuk diblokir,” ungkap Jurubicara Kemkominfo Plt Kepala Biro Humas Kominfo Ferdinandus Setu Nando seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (21/4).

Nando menjelaskan, Bawaslu meminta kedua situs itu diblokir karena ikut melakukan penghitungan cepat pilpres. Sementara sertifikat yang diberikan Bawaslu kepada Jurdil2019.org sebatas memantau pemilu.

“Jurdil2019.org dan jurdil2019 hanya mendapatkan sertifikat dari bawaslu sebagai pantau Pemilu. Mereka tidak diberikan kewenangan apapun terkait dengan pengumuman quick count atau real count,” lanjut Nando.

“Kami lakukan pemblokiran sejak tadi malam,” tandasnya.

(son/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds