Sembilan Terdakwa Kasus Korupsi Dana Hibah Divonis Bersalah

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Sembilan terdakwa kasus korupsi dana hibah Tasikmalaya divonis bersalah. Mereka mendapat hukuman penjara dengan masa tahanan yang bervariasi.

Hal itu terungkap dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LL.RE Martadinata Kota Bandung, Kamis (18/4/19).

Para terdakwa yang menerima vonis adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya, Abdul Kodir dengan hukuman 1 tahun dan 4 bulan penjara serta denda Rp50 juta.

Ia terbukti bersalah sesuai dakwaan kedua Pasal 3 Undang-undang RI nomor 31 tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2011 tentang tipikor juncto Pasal 55 dan 56 KUHP juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Vonis yang diberikan kepada Abdul Kodir itu lebih rendah dari tuntutan jaksa Kejati Jawa Barat yang meminta hukuman penjara selama 2,5 tahun.

“Menerima (hukuman) yang mulia,” ujar Abdul Kodir.

Menaggapi hakim yang menanyakan soal vonis yang diberikan. Sidang yang dipimpin Majelis Hakim M. Razad ini pun memberikan vonis kepada para terdakwa lain yang terlibat. Mereka adalah, Kabag Kesra Kabupaten Tasikmalaya, Maman Jamaludin yang dihukum 1 tahun 4 bulan.

Lalu, Sekretaris DPKAD Kabupaten Tasikmalaya, Ade Ruswandi divonis 1 tahun penjara. Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya, Endin dengan vonis 1 tahun penjara. Dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), Alam Rahadian divonis 1 tahun 2 bulan, Eka Ariansyah menerima vonis 1 tahun penjara.

Loading...

loading...

Feeds