Data Masuk 7,18 Persen, Jokowi-Ma’ruf Klaim Menangi Pilpres 63 Persen, Berikut Faktanya

Jokowi-Prabowo

Jokowi-Prabowo

POJOKJABAR.com, JAKARTA— Dengan data masuk  7,18 persen, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin mengklaim memenangi sementara Pilpres 2019. Data ini berdasarkan C1 yang mereka peroleh.

Ketua Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN), Arif Wibowo, mengatakan berdasarkan data livecount PDI Perjuangan,hingga Jumat (19/4) siang, perolehan suara pilpres sementara, masih diungguli Jokowi-Maruf Amin. Dengan persentase 63 persen.

Sementara Prabowo-Sandi sejumlah 37 persen.

“Ini data masuk per pukul 13.59 WIB, dengan progres data masuk 7,18 persen,” kata Arif dalam jumpa pers di kantor PDIP, Jakarta Pusat, Jumat (19/4).

Data tersebut berdasarkan data C1 yang sudah terverifikasi di seluruh provinsi, kabupaten, serta kota.

PDIP mengklaim memiliki infrastruktur dalam menginput data-data tersebut dengan kecepatan 2,5 kali lipat lebih cepat dari KPU.

“Jadi ini realcount dari kami,” ujarnya.

Arif juga menunjukan data-data para caleg seluruh parpol dari tiap dapil yang diprediksi sudah mengantongi tiket masuk Senayan.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto menjelaskan infrastruktur pihaknya dalam menginput data-data yang berbasis C1 terverifikasi ini.

Data-data dari para inputers yang masuk ke dalam kamar hitung pihaknya di seluruh provinsi dan kabupaten, kota, bisa dipertangungjawabkan secara hukum.

“Kami memiliki kamar hitung di setiap provinsi, kabupaten dan kota. Yang kami input adalah berkas otentik C1 yang terverifikasi akurasinya,” katanya.

“Di tiap kamar hitung jumlah para inputernya terdiri dari 50 sampai 400 inputer. Tergantung daerahnya,” katanya.

Karena itu, Hasto mempertanyakan data yang diklaim BPN Prabowo-Sandi sudah mengantongi 62 persen dari berkas C1 di 320 ribu TPS.

Hasto meminta publik yang penasaran atas data itu segera menagih penjelasan kebenarannya.

“Tanya saja sama mereka apakah memiliki infrastruktur dalam menginput C1 yang terverifikasi seperti ini,” kata Hasto.

Hasto pun menjamin data pihaknya lebih akurat karena langsung menginput C1 yang terverifikasi, tidak melalui telepon, SMS, via whatsapp (WA) atau lainnya, meski sejauh ini masih banyak data yang belum masuk.

Kendati demikian, Hasto tetap meminta masyarakat sabar untuk menunggu hasil realcount KPU.

Sebelumnya, tim Prabowo-Sandi menyebut mereka memenangi Pilpres 2019 dengan kemenangan 62 persen.

Data perolehan suara Pemilihan Presiden 2019 ini dikumpulkan berdasarkan dokumen C1 dari 320 ribu TPS atau sekitar 40 persen dari sekitar 800.000 TPS yang ada di seluruh Indonesia.

 

(ral/int/pojokjabar)

loading...

Feeds