Kasi BPN Sukabumi Terbukti Dukung Capres Anu, Bawaslu Rekomendasikan Diberi Sanksi Tegas

Ketua Bawaslu Kota Sukabumi Ending Muhidin (rmol)

Ketua Bawaslu Kota Sukabumi Ending Muhidin (rmol)

Quick Count Pilpres 2019

POJOKJABAR.com, SUKABUMI—Salah seorang Kepala Seksi di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sukabumi mendukung capres tertentu. ASN berinisial IN ini mangkir tiga kali dipanggil Bawaslu.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Sukabumi, menyatakan bersalah ASN di Badan Pertanahan Nasional Kota Sukabumi. Hal itu terkait ketidaknetralan dengan turut mendukung salah satu capres.

Ketua Bawaslu Kota Sukabumi Ending Muhidin mengatakan, ASN berinisial IN ini terbukti melanggar pasal 2 huruf f undang-undang nomor 5 tahun 2014.

“Berdasarkan hasil pengkajian dan pemeriksaan saksi-saksi, IN terbukti melanggar,” ujarnya kepada Kantor Berita RMOLJabar (Group Pojokjabar), Senin (15/4).

Selama proses klarifikasi sendiri, IN yang merupakan kepala seksi di BPN tersebut tidak pernah memenuhi panggilan Bawaslu Kota Sukabumi. Bahkan hingga tiga kali pemanggilan.

“Sudah tiga kali kami panggil, IN tak datang-datang. Makanya kami sidangkan berdasarkan keterangan saksi dan pelapor,” ucapnya.

Atas pelanggaran tersebut, Bawaslu Kota Sukabumi rekomendasikan IN ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Proses rekomendasi tersebut dilakukan melalui Bawaslu Jabar.

“Kami rekomendasikan kepada KASN untuk menindaklanjuti sesuai peraturan yang berlaku,” ungkapnya.

Menurutnya, setiap ASN tidak boleh berpihak dan memihak kepada kepentingan siapapun. Hal itu termasuk dilarang memberikan dukungan kepada peserta pemilu.

“Semua itu sudah tertuang di dalam undang undang terkait asas netralitas ASN,” pungkasnya.

 

(yud/rmol/pojokjabar)

loading...

Feeds