Kedua Tersangka Kasus Korupsi SPPD Fiktif Harap-harap Cemas Hadapi Vonis

Pengadilan Tipikor Bandung Jawa Barat

Pengadilan Tipikor Bandung Jawa Barat

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Hari ini rencananya merupakan sidang putusan (vonis) terhadap kedua terdakwa korupsi sppd fiktif dprd purwakarta tahun 2016, yang merugikan negara 2,4 milyar. Sidang yang memakan waktu hingga berbulan-bulan akhirnya mencapai finis hari ini, belasan kali sidang sudah dilalui dalam kasus tersebut.

Kedua terdakwa tentu saja merasa harap-harap cemas, menunggu putusan para hakim yang memutuskan berapa tahun harus mendekam di penjara.

Saat pledoi (pembelaan) kedua terdakwa tampak berjuang untuk meminta hukuman yang seadil-adilnya, karena saat mendengar tuntutan jaksa mereka tampak shock berat atas tuntutan yang disampaikan jaksa. Kedua terdakwa membela diri, bahwa, setiap keputusan yang diambil di kesekretariatan dprd berdasarkan surat perintah dari pimpinan dewan.

“Kami sudah mengabdi untuk negara 39 tahun lebih atau mendekati 40 tahun, tidak mingkin akan melakukan perbuatan melawan hukum dan mengorbankan masa tua (pensiun),” ujar Moch.Rifa’i mantan sekwan dprd purwakarta yang dituntut 7,6 bulan penjara oleh jaksa.

Begitu juga dengan mantan keuangan dprd purwakarta, ujang hasan yang di tuntut oleh jaksa selama 7,8 tahun penjara.

Padahal keduanya merupakan pegawai fungsional, yang artinya setiap keputusan pengambilan kebijakan masalah anggaran yang di ambil oleh para terdakwa harus berdasarkan perintah (surat perintah) dari unsur pimpinan dewan purwakarta.

Kini kedua terdakwa tampak harap-harap cemas menunggu vonis yang akan dijatuhkan, hingga siang ini sidang putusan untuk kedua terdakwa belum dimulai. (Arf/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds