Sangat Mengkhawatirkan, Pemkot Cimahi Bidik Kolam Renang Berglust

Kondisi kolam renang renang Berglust, di Jalan Sukimun, RT 01/04, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi. Ist

Kondisi kolam renang renang Berglust, di Jalan Sukimun, RT 01/04, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi. Ist

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Status tanah Kolam Renang Berglust di Jalan Sukimun, hingga saat ini belum diketahui siapa pemiliknya. Akibatnya, tanah seluas 2 hektare tersebut kondisinya sangat mengkhawatirkan.

Kolam renang yang sempat menjadi primadona sejak tahun 1960-an itu, mengalami kebangkrutan pada akhir tahun 90-an, atau kurang lebih di tahun 1998.

Mengingat kolam renang bersejarah tersebut memiliki potensi menjadi salah satu wahana wisata, tentunya Pemerintah Kota Cimahi mulai tergugah agar tempat tersebut kembali dioperasikan seperti sediakala. Langkah awal yang akan dilakukan pemerintah, yakni akan segera menelusuri siapa pemilik aset Berglust secara keseluruhan.

“Lahannya kan cukup luas, sekitar 2 hektare. Sayang kalau tidak dimanfaatkan. Kita akan telusuri dulu siapa pemilik asetnya, biar bisa dialihkelola oleh Pemkot Cimahi,” ujar Wakil Walikota Cimahi, Ngatiyana, saat ditemui, Minggu (7/4/19).

Jika statusnya sudah jelas, maka akan mudah bagi pemerintah daerah untuk melakukan revitalisasi dan refungsi kembali lahan dan bangunannya, sesuai dengan kebutuhan.

“Kalau diizinkan dan tidak menyalahi aturan kenapa tidak dikelola pemkot, karena nantinya untuk masyarakat Kota Cimahi juga,” ucapnya.

Selain opsi direfungsikan kembali menjadi kolam renang, di area tersebut bangunannya bisa dijadikan tempat latihan dan performa kesenian yang saat ini belum terwadahi.

“Tapi untuk sekarang saya belum tahu persis statusnya milik siapa karena itu adalah dendum, peninggalan Belanda, jadi suratnya belum ada. Terpenting kita pastikan dulu aset ini, sampai bisa diambil alih pemkot,” jelasnya.

Berdasarkan penuturan Ketua RW 04, Uding, sempat ada desas-desus jika lahan dan bangunan Kolam Renang Berglust merupakan milik Polres Cimahi.

“Tapi tidak tahu juga sebetulnya seperti apa, hanya sempat ada obrolan dengan sesepuh disini, katanya ada plang Polres Cimahi dipasang di lahan kolam. Persisnya
tidak tahu,” kata Uding.

Lama tak terurus, warga sekitar mulai khawatir akan timbulnya penyakit yang dapat membahayakan kesehatan. Terlebih, jika turun hujan air akan menggenangangi kolam. Dan hal tersebut akan menjadi sarang nyamuk.

“Jelas kami khawatir penyakit malah datang karena kolamnya tidak terurus. Yang paling parah itu malah ada ular yang pernah masuk ke rumah warga, karena di dalamnya itu rumputnya tinggi-tinggi,” ungkapnya.

(RBD/dan/pojokjabar)

loading...

Feeds

Masyarakat sekitar mengevakuasi korban longsoran Galian C. Foto./Istimewa

Galian C Argasunya Telan Korban Jiwa

Dengan adanya kejadian kecelakaan yang mengakibatkan meninggalnya seorang pekerja di lokasi lahan galian pasir milik perorangan, kami berharap pemilik lahan …