Pakar Hukum Tata Negara Desak Kapolri Proses Pengakuan Plin-plan AKP Sulman Aziz

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian

POJOKJABAR.com, JAKARTA— Pakar hukum tata negara, Margarito Kamis meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian segera memproses pengakuan bohong mantan Kapolsek Pasirwangi Garut AKP Sulman Azis.

Kapolri diminta segera memerintahkan jajarannya di Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) Polri untuk segera memproses yang bersangkutan.

Menurut Margarito Kamis, pengakuan AKP Sulman Azis sudah membuat malu dan merusak polri sebagai institusi.

Kredibilitas dan netralitas polri pun bisa diragukan oleh rakyat Indonesia. Sekalipun Kapolri Tito telah memerintahkan jajarannya untuk netral di Pemilu 2019.

“Sulman yang mengaku diperintah, besoknya dia bilang bahwa itu bohong, bagi saya itu merusak kredibilitas kepolisian dan mengirim pesan tidak baik kepada rakyat,” katanya dalam diskusi bertajuk “Jaga Netralitas: Tentara dan Polisi Jangan Ikut Kompetisi” di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (5/4).

Lebih lanjut Margarito mengatakan, proses hukum terhadap AKP Sulman sekaligus menjawab keraguan masyarakat akan netralitas Polri. Untuk itu, ditekankannya, Jenderal Tito tak bisa tinggal diam.

“Menurut saya tidak bisa dibiarkan. Bagaimana? Saya minta kepada Kapolri perintahkan kepada organisasi berwenang di dalam itu, Propam untuk periksa,” pungkasnya.

 

(ral/rmol/pojokjabar)

loading...

Feeds