Ini Pesan Habib Rizieq untuk Yusril yang Disebut Berbohong, Insyaflah! Jangan Black Campaign

Habib Rizieq Shihab saat bersama Prabowo di Tanah Suci.  (jpc)

Habib Rizieq Shihab saat bersama Prabowo di Tanah Suci. (jpc)

POJOKJABAR.com, JAKARTA— Habib Rizieq Shihab memberi nasehat ke Yusril Ihza Mahendra agar insyaf dan jangan kampanye hitam atau black campaign. Yusril disebut berbohong soal keislaman Prabowo.

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS) melalui wawancara Front TV yang bisa disaksikan di Youtube mengatakan secara tegas, membantah pengakuan Yusril Ihza Mahendra soal keislaman Prabowo.

“Justru saat ini saya jadi bertanya-tanya, sebetulnya yang lebih Islami Yusril atau Prabowo,” kata Habib Rizieq.

Baca :

Partai Bulan Bintang Bela Yusril yang Disebut Berbohong Soal Keislaman Prabowo

“Pertama perlu saya tegaskan, yang menyebut Islam Prabowo tidak jelas, itu datang dari mulut Yusril sendiri. Jangan mengatasnamakan saya,” tegasnya lagi.

Selama ini Yusril menyebut sering kontak-kontakan dengan HRS, maka hal itu tidak benar menurut Habib Rizieq.

“Itu kebohongan yang dibuat Yusril. Dengan kondisi saat ini, jangan-jangan Prabowo islamnya lebih baik dari Yusril,” tutur Habib Rizieq.

Habib Rizieq mendasari pernyataannya  ini dilihat dari hasil Ijtima Ulama yang digelar beberapa waktu lalu. Dikatakannya, Prabowo lebih menghormati ulama lantaran merespon positif hasil Ijtima Ulama itu.

Baik Ijtima Ulama I maupun II, yang memutuskan untuk mengusung Prabowo Subianto sebagai Capres 2019.

Namun Yusril yang turut hadir justru tak mengindahkan. Bukannya mendukung Prabowo-Sandi, Yusril memilih merapat dan mendukung pasangan Jokowi-Maruf Amin yang bukan hasil dari Ijtima Ulama.

“Prabowo itu taat kepada hasil Ijtima Ulama, Yusril tidak taat. Prabowo tidak pernah menjelek-jelekkan Yusril, Yusril malah menjelek-jelekkan Prabowo dan Yusril melakukan black campaign terhadap Prabowo,” ungkapnya.

HRS juga menyebut bahwa Yusril melakukan ghibah kepada Prabowo, dan selama ini Prabowo tidak pernah menjelek-jelekkan Yusril.

“Tapi Yusril malah menjelek-jelekkan Prabowo. Bahkan diviralkan ghibahnya,” jelas Habib Rizieq lagi.

Bahkan, Habib Rizieq berpendapat penolakan Yusril terhadap hasil Ijtima Ulama sama saja menyerang ulama. Sementara Prabowo menghormati ulama dan menempatkan ijtima sebagaimana mestinya.

“Sementara Prabowo tidak pernah menyerang ulama-ulama di Ijtima. Jadi sekarang kalau sudah begini, mana yang lebih Islami?” katanya.

“Sekali saya nasehati Yusril, insyaflah. Sadarlah, jadilah seorang muslim yang baik.  Jangan black campaign, jangan berbohong, jangan menjelekkan orang lain, jangan gibah,” tegas Habib Rizieq lagi.

 

(ral/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds