Tol Cisumdawu dari Rancakalong-Sumedang Bisa Digunakan Lebaran, Menembus Bukit 471 Meter

Tol Cileunyi Sumedang Dawuan atau tol Cisumdawu yang menembus bukit (binamarga)

Tol Cileunyi Sumedang Dawuan atau tol Cisumdawu yang menembus bukit (binamarga)

Quick Count Pilpres 2019

POJOKJABAR.com, BANDUNG— Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan atau Cisumdawu sudah rampung sebagian. Seksi II Rancakalong-Sumedang diharapkan Lebaran ini sudah bisa digunakan pemudik.

Pembangunan jalan tol Cisumdawu (Cileunyi Sumedang Dawuan), terus berlangsung. Bahkan, terowongan pun pembangunannya sudah selesai semua. Terowongan ini sepanjang 471 meter kiri dan kanan lajur jalan.

“Yang bisa dipakai lebaran Rancakalong-Sumedang itu alternatif Cadas Pangeran, bahkan mungkin sampai Cimalaka karena di situ macetnya,” ujar Sekda Jawa Barat, Iwa Karniwa di Gedung Sate, Senin (25/3).

Baca :

Hoaks Foto Tol Cisumdawu Beredar Luas di Medsos, Berikut Fakta Sebenarnya

Baca :

Keren, Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan Menembus Bukit, Berikut Foto-fotonya

Iwa mengatakan, walaupun belum memadai tapi jalan seksi II tersebut bisa dilalui.

“Itu kan sangat membantu apabila seksi II dan III selesai saat Idul Fitri. Rancakalong masuknya di kawasan Tanjungsari,” katanya.

Menurut Iwa, pembangunan Tol Cisumdawu progresnya bagus. Yang menjadi kewenangan pemerintah ada dua, seksi I dan II dibiayai pemerintah sepanjang 28,80 Km. Seksi III sampai seksi VI itu oleh PT Citra Karya Jabar Tol 33,2 Km.

Saat ini, kata dia, untuk pengadaan lahan untuk seksi I sudah 65,86 persen. Artinya, proses pembangunan sudah bisa dilalui. Sedangkan konstruksinya, sudah 14,26 persen untuk Jatinangor-Rancakalong.

Sedangkan Rancakalong-Sumedang atau seksi II, kata dia, panjangnya 17, 35 Km. Untuk seksi II, pembebasan sudah 92 persen dan konstruksi 81,71 persen.

Untuk Seksi III, kata dia, sepanjang 4,5 Km yakni Sumedang-Cimalaka. Pembebasan lahannya, sudah 99,74 persen dan konstruksinya sudah hampir 60 persen.

Seksi IV, pengadaan lahan sudah 8,36 persen dan seksi VI itu 16,17 persen.
Iwa berharap, seksi I sampai III itu berarti Jatinangor, Rancakalong, Sumedang, dan Cimalaka  sudah bisa dirampungkan pada tahun 2019 ini.

“Dan untuk total secara keseluruhan selesai 2020,” katanya.

Panjang total jalan tol, kata dia, sekitar 64 Km. Estimasi, Bandung-Cirebon bisa ditempuh sekitar 45 menit.

Untuk Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati akan ada tol sepanjang 2 Km yang langsung tembus ke bandara.

“Jadi akses ke Kertajati sudah disiapkan baik tol Cisumdawu maupun Cipali,” katanya.

(ral/int/pojokjabar)

loading...

Feeds