Polda Metro Jaya Sindir Ratna Sarumpaet yang Mengeluh, Rutan Bukan untuk Pindah Tidur!

Ratna Sarumpaet acungkan dua jari di sidang (ist)

Ratna Sarumpaet acungkan dua jari di sidang (ist)

POJOKJABAR.com, JAKARTA— Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menyebut  rutan bukan pindah tidur, tapi pembinaan. Ini sindiran untuk Ratna Sarumpaet yang sering mengeluh di rutan.

Sebelumnya, terdakwa kasus hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet akan kembali mengajukan penangguhan penahanan.

Alasannya, tahanan yang dihuninya terbilang tidak sesuai dengan kata layak.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono membantah hal itu. Dia mengatakan bahwa fasilitas yang ada  di Rutan Mapolda Metro Jaya telah sesuai standar.

“Rutan Polda Metro itu sudah sesuai standar Kemenkumham,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (26/3).

Bahkan kata Argo, rutan yang dihuni Ratna dilengkapi dengan beberapa fasilitas seperti taman dan fasilitas olahraga yang sewaktu-waktu bisa dimanfaatkan narapidana.

“Rutan Polda Metro Jaya itu ada fasilitas olahraga, ada fasilitas untuk berkumpul, ada taman itu ada semua. Kira-kira ada udara nggak di situ? Ada udara untuk sirkulasi,” ujar Argo.

Karena itu, Argo menegaskan, Rutan itu merupakan tempat pembinaan masyarakat yang tersandung masalah hukum. Sehingga rutan tersebut tidak bisa disamakan dengan rumah pribadi.

“Kalau kita mau disamakan dengan rumah pribadi memang tidak bisa. Yang namanya rutan semuanya kan ada fasilitas yang ditentukan,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Argo, salah satu tujuan narapidana ditempatkan di Rutan ialah agar mereka dapat kembali ke jalan yang benar. Sehingga segala sesuatunya ada aturan dan harus dipatuhi.

“Memang di Rutan bukan untuk pindah tidur, tapi untuk dilakukan pembinaan juga. Jadi jangan sampai para narapidana melakukan tindak pidana kembali,” kata Argo.

Sebelumnya, Ratna Sarumpaet menyatakan, akan kembali mencoba mengajukan penangguhan penahanan. Menurutnya, ia tidak betah dengan kondisi Rutan yang minim sirkulasi udara.

“Di sana (Rutan Mapolda Metro Jaya) susah, soalnya tidak ada ventilasi,” ujar Ratna di PN Jakarta Selatan.

Dalam persidangan Selasa, Ratna mengaku mengeluarkan uang Rp 90 juta untuk operasi plastik wajah di RS Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat. Ratna menegaskan pembayaran dilakukan dengan menggunakan duit pribadi.

“Iya, iya lah. Itu uang saya, uang saya bukan hasil korupsi. Emang korupsi dari mana gue?” ujar Ratna Sarumpaet saat jeda sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan (Jaksel), Selasa (26/3/2019).

 

(fir/pojokjabar)

loading...

Feeds