Wajah Rifa’i Pucat Pasi dan Hampir Pingsan Mendengar Tuntutan JPU Tipikor

Para unsur pimpinan DPRD Purwakarta saat sebelum sidang tampak wajahnya masih segar-segar. Namun setelah usai sidang wajah mereka terlihat pucat dengan muka kusut

Para unsur pimpinan DPRD Purwakarta saat sebelum sidang tampak wajahnya masih segar-segar. Namun setelah usai sidang wajah mereka terlihat pucat dengan muka kusut

Quick Count Pilpres 2019

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Tubuh Moch. Rifai (Mantan Sekwan) terdakwa kasus korupsi sppd fiktif korupsi di DPRD Purwakarta tampak lunglai, bahkan terlihat hampir pingsan saat mendengar tuntutan dari jaksa penuntut umum.

Wajahnya pucat pasi ketika jaksa penuntut umum menyebutkan terdakwa di tuntut 7 tahun 6 bulan, kemudian harus membayar denda 200 juta rupiah subsider 1 tahun penjara.

“Saya sangat sedih, kecewa dan menderita. Siapa yang makan uangnya siapa yang harus menangung akibatnya,” ujar Rifa’i saat usai sidang, sambil berjalan gontai sesekali dipapah oleh pengacara terdakwa.

Rifa’i berharap ada keringanan hukuman bagi dirinya, karena menurut ia (Rifa’i) dirinya merupakan korban dari kebijakan sistem. Karena dirinya menandatangani setiap kegiatan di dprd sudah sesuai prosedur yang berlaku.

“Ya sangat kecewa,” tambah Rifa’i sambil berlalu melangkah gontai.

Tidak jauh berbeda dengan terdakwa Rifa’i, mantan bendahara di lesekretarian dewan Ujang Hasan di tuntut kurungan lebih berat dua bulan dari Rifa’i tapi untuk dendanya sangat besar.

Ujang Hasan dituntut 7 tahun 8 bulan penjara, kemudian harus membayar denda sebesar 2,1 Milyar lebih.

Mantan bendahara Ujang Hasan tampak lebih tegar dari Rifa’i saat mendengar tuntutan, namun tetap tampak dengan jelas mukanya muram dan kecewa atas tuntutan jaksa. (Arf/pojokjabar)

loading...

Feeds