403 Lapangan Disiapkan di Jawa Barat untuk Kampanye Terbuka Pilpres dan Pileg 2019

Kampanye terbuka Prabowo di Lapangan Karebosi Makassar Sulawesi Selatan (Fb)

Kampanye terbuka Prabowo di Lapangan Karebosi Makassar Sulawesi Selatan (Fb)

POJOKJABAR.com, BANDUNG-– KPU telah menetapkan jadwal kampanye rapat umum terbuka di seluruh Indonesia sejak Minggu (24/3). Berikut 403 lapangan yang disiapkan di Jawa Barat.

KPU Jawa Barat telah menjadwalkan kampanye bagi partai peserta pemilu 2019. Ketua KPU Jabar, Rifqi Ali Mubarok mengatakan bahwa sesuai keputusan KPU Jabar Nomor : 38/PL.01.5-kpts/32/prov/III/2019 menyebutkan bahwa jadwal kampanye diatur oleh KPU.

“Hari ini 25 Maret ada lima partai yang berkampanye, untuk tingkat Jawa Barat dalam perebutan kursi pencalegan,” jelasnya, Senin (25/3).

KPU juga mengatur, tentang lokasi kampanye rapat umum terbuka di seluruh Jabar.

“Ya kita tentukan jadwal dan juga lokasinya,” paparnya.

Untuk lokasi di 27 kabupaten/kota di Jabar, ditentukan berdasarkan jadwal kampanye.

“Jumlah lokasi kampanye terbuka, ada 403 lokasi se Jawa Barat. Lokasi yang ditetapkan KPU Jabar yakni berupa lapangan terbuka, stadion dan beberapa aula di daerah tersebut,” paparnya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberikan sejumlah imbauan kepada peserta pemilu, masyarakat dan pihak keamanan selama masa kampanye terbuka selama 21 hari. Kampanye terbuka resmi dimulai pada Minggu (24/3).

Komisioner KPU, Wahyu Setiawan, mengimbau peserta pemilu untuk memanfaatkan secara efektif kampanye rapat terbuka.

Peserta pemilu harus secara masif menyampaikan visi, misi dan program mereka kepada masyarakat.

“Imbauan kami soal kampanye rapat umum itu ya, mohon dimanfaatkan sebaik-baiknya. Laksanakan prosedur dan ketentuan yang berlaku,” ujar Wahyu di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (22/3).

Wahyu mengatakan para peserta pemilu sudah dibagi dalam dua zona untuk rapat umum.
Zona ini berlaku untuk kampanye rapat umum pasangan capres-cawapres dan wakil presiden di mana partai koalisi nantinya juga mengikuti zonasi tersebut.

Karena itu, Wahyu meminta paslon dan parpol wajib menyerahkan jadwal dan laporan kegiatannya serta surat tanda terima pemberitahuan (STTP) kampanye.

Sejumlah dokumen itu bisa dilaporkan di awal kampanye terbuka, atau secara bertahap.

“Boleh dilaporkan di awal, boleh sebagian dan boleh bertahap. Tapi intinya, prosedur, laporan-laporan, dan STTP itu wajib. Tetapi berapa yang harus dia laporkan? Itu bisa seluruhnya selama 21 hari, bisa sebagian dan juga bisa pula bertahap,” jelas Wahyu.

(arf/pojokjabar)

loading...

Feeds