Ternyata Ini Latarbelakang Ketua Umum Seknas Jokowi yang Meninggal di Majalengka

Presiden Joko Widodo (foto net)

Presiden Joko Widodo (foto net)

POJOKJABAR.com,JAKARTA— Ketua Umum Seknas Jokowi, M Yamin meninggal di Majalengka, Jumat (22/3) sore. Yamin merupakan aktivis mahasiswa tahun 80-an. Belum jelas penyebab meninggalnya.

Ketua Seknas Jokowi, M Yamin yang meninggal dunia dikenal sebagai aktivis pergerakan mahasiswa 80-an.

Bagi Direktur Eksekutif Sabang-Merauke Circle, Syahganda Nainggolan, Almarhum merupakan sosok baik hati yang memikirkan persatuan nasional.

Baca :

Ketua Umum Seknas Jokowi Meninggal Dunia di Majalengka, Andi Arief Bilang Begini

Bahkan Syahganda yakin ketegangan antara PDIP dengan kelompok 212 tidak akan terjadi jika Yamin mendapat peran yang penting di banteng moncong putih.

Sebab, Yamin memiliki sifat yang mirip dengan mantan Ketua MPR RI, Taufik Kiemas.

Keduanya sama-sama memandang Islam dan marhaenisme sebagai sebuah satu kesatuan.

“Jika saja Yamin yang jadi Sekjen PDIP atau penasihat politik Mega, tentu tidak ada juga permusuhan antara Prabowo vs Megawati,” kata caleg PAN itu dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi RMOL (Group Pojokjabar), Jumat (22/3).

“Semoga pikiran-pikiran politik Yamin dan sifat-sifat baiknya diambil PDIP sebagai teladan,” katanya.

Lebih lanjut, Syahganda mengenang kedekatannya dengan Yamin, yang secara politik berseberangan.

Saat itu, Syahganda sempat diundang almarhum makan malam untuk mengklarifikasi kritik pedasnya kepada Jokowi terkait nilai tukar dollar yang meroket.

“Beliau mengundang saya makan malam bersama Dr. Arif Budimanta di Roro Jongrang, Menteng,” kata Syahganda.

“Semoga Yamin diterima di sisi-Nya,” tutupnya.

 

(ral/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds