Momen Haru, Ustadz Abdul Somad Menangis Teringat Ibundanya, Ada Satu yang Disesalkan UAS

Ustadz Abdul Somad saat tahlilan malam ketiga meninggalnya ibunya Hj Rohana (Fb)

Ustadz Abdul Somad saat tahlilan malam ketiga meninggalnya ibunya Hj Rohana (Fb)

Quick Count Pilpres 2019

POJOKJABAR.com, MEDAN— Ustadz Abdul Somad menangis ingat  ibundanya Hj Rohana yang telah meninggal. UAS menangis karena tak sempat memeluk ibunya saat wafat itu.

Seperti diketahui, saat ibunya meninggal Senin (18/3) pagi, Ustadz Abdul Somad sedang berada di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, melaksanakan ceramah. Sementara ibunya meninggal di Pekanbaru, Riau.

Dalam memperingati tiga hari meninggalnya ibunda UAS, dilaksanakan tahlilan hari ketiga di rumah UAS di kampungnya di Desa Silau Laut, Air Joman, Asahan, Sumatera Utara, Kamis (21/3) malam.

Terlihat hadir di tahlilan hari ketiga itu Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Wagub Musa Rajeksah dan artis sinetron sahabat UAS, Ari K Untung.

“Kami dan Pak Edy Rahmayadi beserta seluruh keluarga tadi malam hadir diantara ribuan masyarakat yang mengikuti tahlilan malam ketiga almarhumah Hj Rohana, Ibunda Ustadz Abdul Somad di kediaman beliau, “ ungkap Wagub Musa Rajeksah melalui akun Facebook-nya, Jumat (22/3).

Artis ibukota Ari K. Untung menjadi pembawa acara pada malam tahlilan itu.  Acara dibuka dengan tahtim, tahlil, diakhiri dengan tahmid dan doa bersama yang dipimpin UAS.

“Dari banyak hal yang Ustadz Abdul Somad sampaikan saat bertausyiah usai tahilan, satu hal yang sangat saya ingat yakni penyesalan,” katanya.

Sayangilah emak kita, ayah kita, dan perlakukan mereka dengan baik dan muliakan mereka. Sedekah kita jaga, ibadah kita jaga, ilmu kita bagi agar bermanfaat, bahagikan dan selalu doakan orangtua kita.

Karena jika pada masanya ia meninggalkan kita, tak ada lagi penyesalan kita karena tak pernah membuat emak bapak kita bahagia.

“Kalau emak dan bapak kita sudah meninggal, tidak ada gunanya kita menyesali bahwa kita selalu buat orang tua sedih,” kata wagub mengulangi ucapan UAS.

Ustad Abdul Somad tak menyesal mengenai kepergian ibundanya yang meninggal Senin pagi.

“Emak saya sudah melakukan tugasnya sebagai emak, mengajarkan bersedeqah, bercerita dengan anak tentang kisah-kisah alim ulama, menjaga ibadah, dan pendidikan,” kata UAS.

“Semua emak saya sudah melakukan itu semua sehingga saya bisa sampai ke sini, semua karena usaha dan doa orang tua saya,” ujar Ustad Somad.

Namun dari semua itu, tetap ada satu hal yang UAS sangat sesalkan. Sambil menangis, UAS mengatakan tak sempat memeluk dan mencium ibundanya ketika pergi.

“Sangat terasa betapa besar kasih sayang Ustadz Abdul Somad kepada ibundanya,” ucap Wagub Musa Rajeksah.

 

(ral/pojokjabar)

loading...

Feeds