40 Jamaah Sholat Jumat Tewas Diberondong di Masjid di Selandia Baru, 6 WNI Berada di dalam Masjid

Kondisi korban penembakan di masjid di Selandia Baru (ist)

Kondisi korban penembakan di masjid di Selandia Baru (ist)


POJOKJABAR.com, JAKARTA— Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern menyampaikan sebanyak 40 meninggal dunia dalam insiden penembakan di masjid di Kota Christchurch, Jumat pagi.

Korban ini merupakan jemaah sholat Jumat yang akan melaksanakan sholat Jumat di dua masjid yang berada di sana. Penembakan terjadi di Masjid Al Noor di Deans Ave dan Masjid Linwood di Linwood Ave, Christchurch.

Dan dalam insiden itu, sampai saat ini empat orang telah ditangkap polisi.

Pernyataan ini disampaikan Ardern pada Jumat (15/3) pukul 19.00 waktu Selandia Baru. Demikian dilansir dari laman berita Selandia Baru, Stuff.

Sementara itu, Kepala Eksekutif Dewan Kesehatan Distrik Canterbury, David Meates mengatakan 48 orang dengan luka tembak juga dirawat di Rumah Sakit Christchurch.

Para pasien yang terluka terdiri anak-anak muda hingga orang dewasa dan kondisi mereka ada yang kritis hingga meninggal.
Beberapa korban harus menjalani operasi dan beberapa lainnya telah dibawa ke fasilitas kesehatan lain di Selandia Baru.

Komisaris Polisi Mike Bush mengatakan polisi setempat telah melakukan beberapa tindakan yang sangat tegas untuk menangkap tiga pria dan seorang perempuan setelah penembakan.

Petugas yang melakukan penangkapan memegang senjata api.

“Kami belum tahu apakah ada pelaku lain. Kami juga belum bisa berasumsi para pelaku ini jumlahnya banyak,” jelasnya.

Polisi juga menemukan beberapa alat peledak rakitan dan telah dijinakkan oleh petugas Departemen Pertahanan.

Polisi saat ini tengah menyiapkan fasilitas bagi masyarakat untuk memudahkan mereka mendapatkan informasi lebih lanjut tentang keluarganya yang menjadi korban aksi brutal itu.

 

(ral/int/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds