Tak Terima Gerobaknya Dikencingin, Pemulung di Bandung Ini Bacok Pengendara Motor

Pelaku pembacokan diamankan petugas. (arief)

Pelaku pembacokan diamankan petugas. (arief)


POJOKJABAR.com, BANDUNG – Seorang pemulung melakukan penganiayaan terhadap pengendara motor yang kebelet pipis.

Pengendara motor atas nama Asep Dian (30), tak sengaja buang air di kecil di pinggir jalan raya antapani, hingga mengenai gerobak milik pemulung bernama Dede Rukmana (43).

Dede yang naik pitam, tak terima jika gerobak pemulungnya jadi tempat buang air besar. Kejadian penganiayaan tersebut, terjadi pada awal februari 2019 lalu.

Kapolsek Antapani Kompol Kusnadi, mengatakan bahwa kasus ini bermula saat korban Asep melakukan buang air kecil di pinggir jalan.

“Saat korban kebelet, lalu buang air kecil dipinggir jalan dan mengenai gerobak pemulunf milik Dede. Keduanya terlibat adu mulut, lalu Dede melakukan pembacokan,” jelas Kapolsek Antapani, Kompol Kusnadi, kamis (21/2).

Pelaku Dede Rukmana yang merupakan pemulung itu, marah dan mengambil gacok (alat mulung), lalu membacokan alat tersebut ke bahu kiri Asep Dian.

“Akibat bacokan tersebut Asep mengalami luka bacok sedalam 9 cm, dan harus mendapat perawatan di RS Santo Yusuf,” jelasnya.

Akibat perbuatannya, Dede Rukmana dijerat Pasal 351 KUHPidana tentang Penganiayaan. Dede terancam hukuman paling lama 5 tahun penjara.

Sementara itu, pelaku Dede Rukmana mengaku marah karena korban mengencingi gerobaknya.

“Waktu itu saya sedang tidur. Tiba-tiba ada orang kencing di gerobak saya. Saya tersinggung,” kata Dede.

(Arf/pojojabar)

Loading...

loading...

Feeds