Anggaran Revitalisasi Sungai Citarum Tak Kunjung Cair

Suasana saat alat berat mengeruk pinggiran Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum yang dangkal, beberapa waktu yang lalu. Ist

Suasana saat alat berat mengeruk pinggiran Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum yang dangkal, beberapa waktu yang lalu. Ist

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Anggaran untuk Sungai Citarum sebesar Rp600 miliar dari pemerintah pusat belum turun. Padahal, dana tersebut dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan operasional dan logistik.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengaku sudah menanyakan langsung terkait hal ini kepada Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan.

Pasalnya, Pemerintah Provinsi Jabar sudah tidak memiliki anggaran khusus untuk pembenahan Sungai Citarum.

“Jadi saya sudah nagih. Pak Luhut bilang paling telat pertengahan Maret semua sudah cair. Sehingga kerepotan-kerepotan khususnya TNI yaang sudah bekerja tapi kurang logistik bisa diselesaikan,” kata Emil sapaan Ridwan Kamil, di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (18/2/19).

Emil tidak menjelaskan mengapa ada keterlambatan pencairan dari pemerintah pusat. Namun, ia berharap anggaran tersebut bisa segera turun untuk menjalankan sejumlah proyek revitalisasi di Sungai Citarum.

Desakan terkait anggaran ini sebelumnya diutarakan oleh Kepala Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat, Bambang Rianto. Apalagi, kebutuhan untuk operasional bagi TNI yang bertugas sangat diperlukan.

Dari Rp600 miliar yang akan diturunkan, setengahnya dialokasikan untuk TNI. Sisanya untuk kebutuhan perbaikan, pembelian alat berat, dan untuk alat pemusnah sampah.

“Kami kemarin menanyakan ke Kementrian PU. Terutama yang dana untuk TNI ya. Jadi kita lagi nunggu. Kita monitor terus,” ujar Bambang di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (14/2/19).

Loading...

loading...

Feeds